https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Disiplin dan Kekompakan Jadi Kunci, Paskibra Wonosobo Sukses Tunaikan Tugas Negara

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

WONOSOBOKompassindonesianews.Com Setiap tanggal 17 Agustus, perhatian masyarakat selalu tertuju pada satu momen sakral dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia: pengibaran Sang Merah Putih.

Gerakan yang tampak singkat tersebut sesungguhnya menjadi puncak dari latihan panjang, kedisiplinan tinggi, kekompakan, serta tanggung jawab besar para Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra).

Suasana khidmat itu kembali terasa dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Alun-Alun Wonosobo, Senin (17/8/2026).

Di bawah komando Letda Inf Mukhrim, yang dipercaya sebagai Danton Paskibra tingkat Kabupaten Wonosobo, prosesi pengibaran Bendera Merah Putih berlangsung tertib, lancar, penuh disiplin, dan mendapat penghormatan dari seluruh peserta upacara.

Tugas tersebut bukan perkara sederhana. Letda Inf Mukhrim harus memastikan 48 siswa Paskibra mampu bergerak dalam satu irama, sekaligus mengoordinasikan anggota TNI dan Polri yang turut mendampingi.

Kepemimpinan yang tegas, latihan yang terarah, serta dukungan para pelatih dan panitia menjadi bagian penting di balik keberhasilan tersebut.

Letda Inf Mukhrim sendiri juga menjabat sebagai Danramil 15/Kalibawang Kodim 0707/Wonosobo. Pengalaman dan kedisiplinannya menjadi salah satu modal penting dalam mengawal para Paskibra menjalankan tugas pada momen bersejarah tersebut.

Keberhasilan itu mendapat apresiasi dari Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos. yang hadir bersama unsur Forkopimda.

Menurutnya, memimpin prosesi pengibaran bendera dengan melibatkan puluhan siswa serta personel TNI-Polri membutuhkan ketelitian, kedisiplinan, dan kemampuan membangun kekompakan.

«“Saya mengucapkan terima kasih kepada Letda Inf Mukhrim yang telah sukses menjalankan tugas mengibarkan bendera. Ini bukanlah pekerjaan yang mudah karena harus mengompakkan pasukan 48 siswa serta anggota TNI dan Polri yang ikut mendampingi,” ujar Letkol Yoyok usai upacara.»

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, pengibaran Sang Merah Putih memiliki makna mendalam bagi bangsa Indonesia. Bendera Merah Putih merupakan simbol negara, persatuan, perjuangan, dan kehormatan bangsa.

Ketika bendera perlahan naik dan berkibar di langit Wonosobo, seluruh peserta upacara seakan kembali diingatkan bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.

Karena itu, keberhasilan Paskibra bukan hanya tentang gerakan yang serempak dan barisan yang rapi. Di baliknya terdapat pesan tentang disiplin, tanggung jawab, persatuan, nasionalisme, dan penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu bangsa.

Penampilan 48 siswa Paskibra bersama personel TNI dan Polri di Alun-Alun Wonosobo pun menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana semangat kebersamaan mampu menghadirkan prosesi pengibaran bendera yang membanggakan.

Merah Putih berkibar gagah. Semangat kemerdekaan kembali menyala. Dan di balik suksesnya prosesi tersebut, kepemimpinan Letda Inf Mukhrim bersama seluruh personel dan Paskibra menjadi bagian penting dari momen bersejarah HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Wonosobo.

Setiawan

Pendim 0707/Wonosobo

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *