JAKARTA PUSAT — KompassIndonesianews.Com Ketua DPD FORKABI Jakarta Barat, Matrobin, S.E.,Beserta Jajaran dan pengurus, menghadiri acara pelantikan Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi (LAKBE) DKI Jakarta yang digelar di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).
Kehadiran Matrobin dalam momentum tersebut menjadi bagian dari semangat bersama untuk memperkuat silaturahmi sekaligus mendukung pelestarian adat, tradisi, seni, serta kebudayaan Betawi sebagai bagian penting dari identitas masyarakat Jakarta.

Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi langkah penting dalam memperkuat peran lembaga adat dan kebudayaan dalam menjaga, merawat, serta meneruskan warisan budaya Betawi kepada generasi muda.
Lembaga Adat dan Kebudayaan Betawi (LAKBE) DKI Jakarta dipimpin oleh H. Fauzi Bowo sebagai Ketua. Sementara jajaran Wakil Ketua terdiri dari H. Oding, KH. Lutfi Hakim, dan H. Riano P. Ahmad.
Adapun anggota LAKBE DKI Jakarta di antaranya H. Mamun Amin, H. Nachrawi Ramli, KH. Mahfud Asyirun, KH. Muhidin Ishaq, Hj. Silviana Murni, H. Abdul Ghoni, Hj. Ida Wara Suprida, H. Dedy F. Syukur, H. Agus Suradika, H. Biem T. Benyamin S., H. Mochamad Ihsan, H. Zaki Iskandar, Hj. Ima Mahdia, H. Marulloh Matali, H. Dailami Firdaus, Hj. Qotrun Nada, H. Beky Mardani, H. Suhud Alynudin, Hj. Rani Mauliani, Usni Hasanudin, H. Margani M. Mustar, dan H. Munir Arsyad.
Sebagai Ketua DPD FORKABI Jakarta Barat, Matrobin menilai pelestarian budaya Betawi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu kelompok atau organisasi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, budaya Betawi merupakan kekayaan yang memiliki nilai sejarah, sosial, dan kultural yang harus terus dirawat di tengah perkembangan Jakarta yang semakin modern.
«“Kita harus terus menjaga adat dan kebudayaan Betawi agar tidak hilang oleh perkembangan zaman. Kebersamaan dan sinergi seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga warisan budaya ini,” ujar Matrobin dalam semangat kegiatan tersebut.»
Matrobin juga berharap LAKBE DKI Jakarta dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadi wadah yang mampu memperkuat eksistensi adat serta kebudayaan Betawi di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya membutuhkan sinergi yang kuat antara lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, pemerintah, serta generasi muda.
Menurutnya, pembangunan Jakarta yang semakin maju harus tetap berjalan beriringan dengan upaya mempertahankan karakter dan identitas budaya masyarakatnya.
“Kemajuan Jakarta jangan sampai membuat kita lupa terhadap akar budaya. Justru di tengah perkembangan zaman, budaya Betawi harus semakin dikenal, dicintai, dan diwariskan kepada generasi penerus,” menjadi semangat yang mengemuka dalam kehadiran Matrobin pada kegiatan tersebut.
Kehadiran Matrobin dalam pelantikan LAKBE DKI Jakarta sekaligus memperlihatkan komitmen DPD FORKABI Jakarta Barat untuk terus membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan menjalin kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya Betawi.
Pelantikan LAKBE DKI Jakarta di Balai Kota diharapkan menjadi momentum baru dalam memperkuat pelestarian adat dan kebudayaan Betawi. Lebih dari itu, keberadaan lembaga tersebut diharapkan mampu menanamkan rasa bangga terhadap identitas budaya Jakarta kepada generasi muda.
Dengan semangat kebersamaan, adat dan kebudayaan Betawi diharapkan tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari wajah Jakarta di masa depan.
Mursalih
















