https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pemerintah Humbahas Galakkan Gerakan Menanam Cabai Merah

Humbahas. Kompassindonesianews.com- Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota menggalakkan gerakan menanam cabai merah serentak di Provinsi Sumatera Utara. Gerakan itu memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas pasokan serta menekan inflasi harga cabai merah. Cabai merupakan komoditas hortikultura strategis yang sering memicu fluktuasi harga dan inflasi di Sumut.

Pemerintah Kabupaten Humbahas (Humbang Hasundutan) bersama Kapolres Humbahas AKBP Adi Nugroho melaksanakan gerakan penanaman cabai merah di lahan Kelompok Tani Dosroha Desa Ria-ria Kecamatan Pollung, Rabu 21 Oktober 2026.

Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan mengatakan cabai merah salah satu komoditas strategis yang sangat berpengaruh terhadap inflasi daerah. Kenaikan harga cabai sedikit saja, langsung berdampak pada daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi di daerah. Gerakan tanam cabai serentak dilaksanakan dalam rangka menjaga ketersediaan dan kesinambungan pasokan cabai merah di sumatera utara, khususnya di Kabupaten Humbang Hasundutan. Mendukung program stabilisasi harga dan pengendalian inflasi daerah. Termasuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Bupati Humbahas sangat mengharapkan agar penyuluh pertanian tetap mendampingi petani dari hulu sampai hilir. Kepada Dinas Pertanian dan Ketapang, agar memastikan ketersediaan bibit unggul, pupuk dan adanya off-taker agar petani tidak rugi saat panen raya. Dengan harapaan, dari daerah Humbang Hasundutan bisa memberikan kontribusi nyata untuk menjaga pasokan cabai merah di Sumatera Utara. Dari Humbahas untuk Sumut, dari Sumut untuk Indonesia.

Sebelum melaksanakan penanaman benih cabai merah, Bupati Humbahas bersama Kapolres Humbahas termasuk Sekda Chiristison Rudianto Marbun dan dinas lainnya mengikuti virtual melalui aplikasi zoom meeting dengan Gubsu Bobby Afif Nasution.

(Marhuarar Pangaribuan)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *