Lampung Timur, Kompassindonesianews — Seperti tahun-tahun sebelumnya, Lapangan Merdeka Desa Sidorahayu, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur, tampak terang benderang. Ribuan obor yang menyala menerangi keempat penjuru lapangan, menjadi saksi kebersamaan warga dan para santri dalam memperingati Hari Santri ke-11 tahun 2026 pada Rabu (21/10/2026) malam.
Suasana terasa begitu hangat dan meriah. Antusiasme para santri dan warga berbaur menjadi satu sembari membawa obor berkeliling memadati jalan Desa. Berbagai kalangan turut hadir, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga para orang tua, semua berjalan bersama memeriahkan peringatan Santri. Pawai obor dilepas langsung oleh Kepala Desa Sidorahayu, Suyitno, yang tak hanya melepas, tetapi juga turut serta memberikan penampilan memukau dengan memainkan ayunan tongkat obor sembari berjalan keliling Desa bersama warga.

Kepala Desa Sidorahayu, Suyitno, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum yang sangat berarti bagi masyarakat, terutama bagi para santri.
“Pawai obor ini merupakan agenda tahunan yang kami laksanakan dalam rangka menyambut Hari Santri. Alhamdulillah, acara berjalan cukup meriah. Saya bangga, kekompakan dan antusiasme warga masyarakat sangat luar biasa,” ujar Suyitno.
Lebih lanjut, Suyitno juga menyampaikan pesan khusus kepada para santri. Ia menegaskan bahwa santri adalah generasi penerus bangsa yang di masa lalu juga menjadi pejuang kemerdekaan Republik Indonesia.
“Saya berpesan kepada para santri agar selalu menjunjung tinggi norma-norma agama, selalu sopan dan santun, serta berakhlak mulia. Di tangan para santri, insya Allah kemajuan bangsa, terutama Desa Sidorahayu yang sangat kita cintai, akan terwujud,” harapnya.
Tak hanya melepas pawai, Kades Suyitno juga ikut berjalan keliling desa bersama warga dan para santri. Beliau terlihat ikut menyemangati masyarakat dan tak segan ikut berbaur di tengah barisan. Kehadirannya tentu menjadi semangat tersendiri bagi warga yang telah berpartisipasi dengan penuh antusiasme.
Dalam kesempatan itu, Suyitno juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada seluruh wali santri dan donatur yang telah membantu pendanaan kegiatan tersebut. Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan kepada para Kiai, guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), serta pemuda Ansor Desa Sidorahayu yang telah menjadi motor penggerak dan panitia penyelenggara peringatan Hari Santri ini.
Cahaya obor yang bergerak beriringan keliling desa bukan hanya menyinari jalan malam, tetapi juga melambangkan harapan agar semangat keilmuan, ketakwaan, dan cinta tanah air terus menyala di tengah masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan pembagian doorprize yang menjadi puncak kebahagiaan dan dinanti seluruh peserta pawai. Terdapat puluhan hadiah yang telah dipersiapkan, di antaranya 3 ekor kambing, berbagai barang elektronik, serta hadiah-hadiah menarik lainnya. Seluruh hadiah dibagikan langsung kepada pemenang melalui pengundian kupon yang beruntung, membuat wajah para pemenang tampak begitu ceria dan gembira.
Peringatan Hari Santri ke-11 di Desa Sidorahayu ini pun berakhir penuh kebahagiaan dan kebersamaan, berharap semangat santri senantiasa menyala untuk kemajuan bangsa dan desa tercinta.
#Andi Selagai/ Tim.














