BENGKULU|Kompassindonesianews.com – Kejuaraan Road Race Kapolda Cup 2026 bukan hanya menjadi ajang adu kecepatan para pembalap, tetapi juga menghadirkan cerita membanggakan dari sosok Kombes Pol Mochammad Hasan.
Di tengah ketatnya persaingan yang diikuti ratusan pembalap, Hasan tampil kompetitif dan berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga kali juara pertama, serta masing-masing satu kali juara ketiga dan juara keempat dari kelas yang diikutinya.
Kejuaraan Road Race Kapolda Cup 2026 digelar selama tiga hari, 23–25 Oktober 2026, menggunakan sirkuit nonpermanen di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Malabero, tepatnya di kawasan depan Mapolresta Bengkulu. Ajang tersebut diikuti sekitar 780 starter dari Provinsi Bengkulu maupun luar daerah.
Antusiasme masyarakat juga terlihat tinggi. Berdasarkan pantauan pada hari terakhir, Minggu (25/10/2026), kawasan sekitar sirkuit dipadati penonton dari berbagai kalangan dan usia yang datang menyaksikan langsung persaingan para pembalap.
Di balik penampilannya di lintasan, Hasan menyampaikan rasa syukur atas hasil yang berhasil diraihnya.
“Alhamdulillah tadi saya berhasil juara satu sebanyak tiga kali, kemudian ada juga juara tiga dan juara empat,” ujar Hasan.
Dalam kejuaraan tersebut, Hasan mengikuti total lima kelas perlombaan, di antaranya kelas TNI, Polri, ASN dan X-Rider.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa ajang balap resmi tidak hanya memberikan ruang bagi para pembalap untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi wadah menyalurkan minat dan kemampuan secara positif serta terukur.
Namun, bagi Hasan, semangat kompetisi tidak berhenti pada persoalan menang dan kalah. Ia juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda, khususnya para pelajar di Bengkulu, agar tidak menyalurkan hobi balap di jalan raya.
Hasan mengajak para pelajar yang memiliki minat terhadap dunia otomotif dan balap motor untuk memilih arena resmi sebagai tempat mengembangkan kemampuan.
“Pesan-pesan saya, stop balap liar. Mari ikuti balapan resmi yang nanti akan kita adakan setiap bulan di Provinsi Bengkulu,” kata Hasan.
Menurutnya, keberadaan ajang balap resmi diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi anak muda untuk menyalurkan bakat sekaligus menghindari aktivitas balap liar yang berisiko membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari semangat Kapolda Cup 2026, yakni menjadikan olahraga otomotif sebagai ruang prestasi bagi generasi muda, bukan sebagai aktivitas yang mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat.
Penampilan Hasan yang berhasil mengoleksi tiga kemenangan serta podium lainnya pun menjadi salah satu cerita menarik dalam gelaran Kapolda Cup Road Race Championship 2026.
Bukan hanya soal prestasi di lintasan, Hasan juga menunjukkan bahwa kecintaan terhadap dunia balap dapat diarahkan menjadi kegiatan yang positif, disiplin dan membanggakan.
Dengan semangat “stop balap liar, salurkan bakat di arena resmi”, gelaran seperti Kapolda Cup diharapkan terus menjadi ruang bagi para pembalap Bengkulu untuk berkembang dan mengukir prestasi.
Pewarta : Feronike(mimi)














