SLEMAN|KompassIndonesianews.com- Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), mulai mengoperasikan Kafe Jamu Dewi Kiswani. Pengoperasian ini sebagai sarana edukasi dan pelestarian kearifan lokal tradisi nenek moyang bagi masyarakat, terutama kalangan muda.
Pembukaan Kafe Jamu Dewi Kiswani ini ditandai dengan pemotongan pita bunga oleh Derektur Utama RSA UGM, Dr. dr. Darwito, S.H.,SpB.,Subsp (K) Onk, pada Rabu 28 Oktober 2026.
” Kata Darwito, Kafe Jamu menjadi bagian dari instalasi health tourism. Kafe Jamu melengkapi RSA UGM, sebagai tempat tunggu relaksasi dengan jamu,” kata Direktur Utama RSA UGM dalam sambutannya.

Ia menambahkan, Kafe Jamu menunjukkan kolaborasi kedokteran timur terkait layanan kesehatan tradisional. Kemajuan suatu bangsa harus membawa budaya berusia ribuan tahun seperti jamu.
” Jamu punya potensi yang sangat kuat seperti untuk kebugaran dan imunitas,” tambahnya.
Ke depan, kita akan kembangkan jamu sebagai suplemen atau komplementer untuk terapi. Selain itu, kita akan juga dilengkapi akupuntur sehingga semoga bermanfaat bagi civitas hospitalia dan masyarakat.
Diketahui, Kafe Jamu Dewi Kiswani ini menjadi unit usaha dari Koperasi Hospita Mandiri Sejahtera. Kafe jamu ini menjadi unit usaha yang ke -20 sebagai wujud sinergi untuk memberikan manfaat bagi sesama.
” Untuk menu minuman jamu disini ada seperti, kencur jeruk, kunyit asam, beras kencur, jamu telang, wedang uwuh, artisan tea, dan masih banyak lainnya.
Minum jamu disini juga dapat disajikan dengan pilihan panas, atau dingin sesuai selera masing – masing pemesan.
(Joni)














