https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kadis Pora Sleman, Aktivitas Kepemudaan di Sleman Menunjukkan Perkembangan yang Positif

Sleman – KompassIndonesianews.com, Semangat Sumpah Pemuda tidak sekadar diwujudkan melalui peringatan seremonial, tetapi juga perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui tindakan nyata. Nilai persatuan, kepeloporan, dan cinta tanah air menjadi pesan utama dalam Talkshow Pasar Bela Negara Sleman edisi ke-47 yang digelar di sisi utara Lapangan Pemda Sleman, Jumat (30/10/2026).

Mengusung tema “Pemuda Pelopor: Dari Semangat Sumpah Pemuda Menjadi Aksi Nyata”, talkshow tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman, Indra Darmawan, serta Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Tamzis Sarwana.

Dalam paparannya, Indra menyampaikan bahwa aktivitas kepemudaan di Kabupaten Sleman menunjukkan perkembangan yang positif. Menurutnya, semangat menjadi pemuda pelopor dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Ia mengajak generasi muda untuk membiasakan diri menetapkan target dalam setiap aktivitas. Cita-cita besar, menurutnya, dapat diwujudkan melalui langkah-langkah kecil yang dicapai secara bertahap setiap hari.

“Menjadi pelopor, biasakan dalam aktivitas keseharian Anda harus punya target. Cita-cita Anda bisa diraih lewat target-target kecil yang dicapai tiap harinya. Jadi bisa dimulai dari hal yang kecil seperti aktif di Karang Taruna, aktif di tempat ibadah, dan lain-lain,” ungkap Indra.

Ia menegaskan bahwa kepeloporan tidak harus diwujudkan melalui kegiatan berskala besar. Keaktifan dalam organisasi kepemudaan, kegiatan sosial kemasyarakatan, maupun kegiatan keagamaan merupakan langkah awal untuk membangun karakter, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Tamzis Sarwana mengajak generasi muda untuk menunjukkan bakti kepada negara dengan mengembangkan dan memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing individu.

Menurutnya, setiap pemuda memiliki kesempatan untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara melalui bidang keahlian masing-masing. Hal terpenting adalah menjaga semangat nasionalisme serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.

Ia juga menekankan bahwa aksi bela negara tidak selalu diwujudkan melalui tindakan besar. Memberikan kontribusi positif sesuai kemampuan, menjaga persatuan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar merupakan bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara.

Talkshow edisi ke-47 ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali bahwa semangat Sumpah Pemuda harus terus diwujudkan melalui tindakan nyata. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi juga berani mengambil peran sebagai pelopor dan penggerak di lingkungan masing-masing.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *