https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Daerah  

Woow, Diduga Ingin Keuntungan Gede, Baching Plant Pembangunan jalan Cikumpay – Ciparay Gunakan Semen Karungan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

LEBAK BANTEN, kompassindonesianews.com — Pembanguan jalan ruas Cikumpay -Ciparay saat ini dalam proses pengerjaan yang menelan anggaran sangat fantastis yakni sebesar 87.697.441.000.

Ironisnya, pembangunan jalan Ruas  Cikumpay – Ciparay di duga memakai semen karungan dan menuai komentar dari salah satu warga masyarakat setempat. Kamis (26/09/2024).

Proyek yang dikerjakan oleh PT. Karya Sejahtera Redimik, sebagai penyuplai Beton ke PT. Lambok Ulina selaku kontraktor dalam pembangunan jalan Ruas Cikumpay Ciparay, dengan nilai kontrak yang begitu fantastis, sebesar Rp 87.679.441.000,- diduga dikerjakan mengguna semen karungan.

Deris yang di akrab disapa Kuntring salah satu warga masyarakat Desa Mekarjaya, menyampaikan komentarnya terkait pemakaian semen karungan jelas standar rendah itu akan terjadi penurunan kualitas sehingga kontruksi betonisasi akan cepat rusak.

“Kita ngak mau pembangunan  menghasilkan kualitas yang sangat buruk, karena jalan tersebut harus bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat pada umumnya. Jangan hanya berharap pengen keuntungan gede sehingga pembangunan jalan betonosisai pasti tidak akan kuat lama kualitasnya, “pungkasnya.

Lanjutnya, Ia meminta dinas terkait untuk memeriksa dan mengevaluasi pelaksanaan pekerjaan proyek betonisasi itu, karena dampaknya akan penurunan kuaalitas dan penurunan mutu dari hasil pengerjaan dan tentunya akan merugikan banyak pihak.

“Ini jangan di biarkan, pihak dinas agar segera turun langsung ke lapangan untuk mengecek dan mengevaluasi, “ucapnya.

“Pokoknya jika kualitas dan hasil pengerjaan kurang baik kita koreksi bersama. Saya berharap semua stakeholder harus ikut mengawasi pembangunan jalan tersebut karema proyek jalan betonisasi ini bersumber dari APBD Provinsi tahun 2024, intinya ini uang Negara buat masyarakat berbentuk pembangunan jalan beton.

Oleh karena itu kita harus benar mengawasi nya.agar menghasilkan pembangunan yang berkualitas.

(Red)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *