https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Ketum Elang Tiga Hambalang Apresiasi Menhan Sjafrie Turun Langsung Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BOGOR —  Kompassindonesianews.Com Ketua Umum Perkumpulan Elang Tiga Hambalang, H. Safrizal, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin atas langkah cepat turun langsung ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memastikan penanganan masyarakat dan penyaluran bantuan kemanusiaan berjalan optimal.

Menurut Safrizal, kehadiran langsung Menteri Pertahanan di tengah masyarakat yang sedang menghadapi bencana merupakan bentuk nyata kehadiran negara sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan pertahanan nasional juga memiliki dimensi kemanusiaan.

«“Kami dari Elang Tiga Hambalang memberikan apresiasi kepada Menteri Pertahanan RI Bapak Sjafrie Sjamsoeddin. Kehadiran beliau langsung di wilayah bencana menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan kepedulian terhadap masyarakat. Dalam situasi darurat, rakyat membutuhkan negara hadir secara cepat dan nyata,” ujar H. Safrizal.»

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pertahanan, Menhan Sjafrie bertolak menuju NTT pada 17 Agustus 2026 setelah mengikuti rangkaian Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Menhan bertolak menggunakan pesawat A400M TNI AU menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, dengan membawa sekitar 20 ton bantuan kemanusiaan.

Bantuan tersebut antara lain berupa tenda, velbed, perangkat Starlink, makanan siap saji, susu cair, solar cell, kelambu lapangan, matras, selimut, alat reverse osmosis (RO), obat-obatan, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

Menhan kemudian melanjutkan peninjauan ke wilayah Nagekeo yang berada dekat dengan episentrum gempa untuk melihat kondisi masyarakat dan kebutuhan mendesak sekaligus memastikan dukungan TNI serta bantuan pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.

TNI juga mengerahkan personel dan kemampuan pendukung untuk operasi pencarian dan evakuasi, pelayanan kesehatan, pendirian tenda dan dapur lapangan, pembukaan akses, serta distribusi logistik melalui jalur darat, laut, dan udara.

ETH: TNI Hadir Bukan Hanya Menjaga Kedaulatan, Tetapi Membantu Rakyat

H. Safrizal menilai keterlibatan TNI dalam penanganan bencana menunjukkan bahwa kekuatan pertahanan Indonesia memiliki peran strategis dalam membantu negara menghadapi keadaan darurat dan melindungi masyarakat.

«“Kita melihat bagaimana TNI bergerak dalam evakuasi, kesehatan, logistik, komunikasi hingga membuka akses ke daerah terdampak. Inilah wujud pengabdian kepada rakyat. Pertahanan yang kuat bukan hanya menjaga wilayah dan kedaulatan negara, tetapi juga harus mampu hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan,” tegasnya.»

Menurutnya, langkah Menhan Sjafrie yang turun langsung ke lapangan juga penting untuk memastikan koordinasi antarlembaga berjalan efektif serta bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Elang Tiga Hambalang juga mengapresiasi sinergi TNI bersama BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, Polri dan berbagai unsur lainnya dalam mempercepat penanganan bencana.

Momentum Kemerdekaan Diwujudkan dengan Kerja Kemanusiaan

Safrizal menilai keberangkatan Menhan ke wilayah bencana setelah mengikuti rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan memiliki pesan kebangsaan yang kuat.

Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui gotong royong, kepedulian sosial dan keberpihakan kepada masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.

«“Momentum HUT Ke-81 Republik Indonesia menjadi semakin bermakna ketika semangat kemerdekaan diwujudkan dalam tindakan kemanusiaan. Negara hadir, TNI bergerak, pemerintah bekerja dan masyarakat bergotong royong. Semangat seperti inilah yang harus terus kita jaga,” kata Safrizal.»

Atas nama keluarga besar Elang Tiga Hambalang, H. Safrizal selaluku Ketua Umum beserta Sekertaris Jenderal Ganda Satria Dharma turut menyampaikan rasa prihatin dan solidaritas kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana.

«“Kami mendoakan saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan dan keselamatan. Semoga proses penanganan berjalan cepat, masyarakat yang terdampak memperoleh kebutuhan yang diperlukan, dan kondisi segera pulih. Elang Tiga Hambalang berdiri bersama rakyat dalam semangat kemanusiaan dan persatuan Indonesia,” pungkasnya.»

Sumber fakta penanganan bencana: Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, 18 Agustus 2026.

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *