https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Kapolri: Desk Ketenagakerjaan Polri Menjadi Yang Pertama di Dunia

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta, Kompassindonesianews.com

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri menjadi desk kerja pertama di dunia yang menangani permasalahan di bidang ketenagakerjaan. “Ini baru pertama kali ada desk tenaga kerja di dunia dan itu ada di institusi Polri,” kata Kapolri dalam acara Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2025 di Gedung Tribrata, Jakarta, Jumat (31/1/25).

Listyo Sigit mengatakan pembentukan desk ini bermula dari adanya dorongan dari buruh yang membutuhkan kehadiran polisi dalam menyelesaikan konflik hubungan industrial.

Desk Ketenagakerjaan Polri pun dibentuk untuk menjadi penghubung antara pengusaha dan para pekerja yang terdampak permasalahan-permasalahan industrial.

“Harapan kami Polri bisa menjadi mediator, orang tengah, dan tentunya harapan kami ini bisa diselesaikan dengan aturan-aturan ketenagakerjaan dan pidana menjadi ultimum remedium,” jelasnya.

Kapolri juga mengungkapkan bahwa desk tersebut mendapatkan respons positif dari berbagai pihak dan juga mendapatkan hasil-hasil positif setelah pembentukannya.

“Ini juga menjadi sarana bagi rekan-rekan untuk bisa berinteraksi dengan rekan-rekan buruh khususnya di polres dan di polda. Ini tentunya akan mempermudah rekan-rekan pada saat harus melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk menjaga kamtibmas,” ujar Jenderal bintang empat ini.

Desk Ketenagakerjaan Polri resmi diluncurkan pada 20 Januari 2025 dan difokuskan untuk menangani sengketa industrial antara tenaga kerja dengan perusahaan.

Diketahui, pada Jumat ini Polri menggelar Rapim Polri Tahun 2025 dengan tema “Peran Polri yang Presisi Siap Mendukung Terwujudnya Astacita”.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dengan Badan Gizi Nasional serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, terkait dana desa dan ketahanan pangan.

MoU tersebut menandai kerja sama strategis dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program kolaborasi antara Polri dan instansi terkait. (Ant/Dedy)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *