https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Post Views: 321
Batam– kompasindonesianews.com – Laut biru dan pasir putih Pantai Melur menjadi saksi bisu gerakan kemanusiaan yang melintasi batas geografis dan menyatukan hati dalam semangat Idul Adha. Pada 7 dan 8 Juni 2025, Yayasan An-Nur Melur menggelar penyembelihan dan distribusi hewan qurban dalam skala besar, melibatkan jejaring kebaikan dari Batam hingga Singapura.
Sebanyak 232 ekor kambing dan 32 sapi disembelih dan didistribusikan kepada 620 keluarga di wilayah Galang dan sekitarnya. Masing-masing keluarga menerima tiga kilogram daging qurban, menandai hadirnya solidaritas dan cinta kasih dalam bingkai pengabdian sosial dan spiritual.
Inisiatif ini menjadi nyata berkat dukungan tokoh-tokoh dermawan asal Singapura, Bapak Mohamad Akbar dari MD Akbar Goat Farm dan Bapak Ridza, yang tidak hanya menyumbangkan hewan qurban, tetapi juga turun langsung mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan. Peran mereka memperkuat jalinan ukhuwah Islamiyah antarnegara, menunjukkan bahwa kebaikan tak memiliki batas bendera.

Yayasan An-Nur Melur, penggerak utama kegiatan ini, selama ini dikenal sebagai lembaga yang menaungi anak-anak yatim dan dhuafa serta mengelola pondok tahfiz secara cuma-cuma. Dengan fasilitas lengkap seperti asrama putra-putri, masjid, mushola, dan kurikulum pendidikan berbasis Al-Qur’an, yayasan ini menjadi rumah pengasuhan spiritual dan moral bagi 20 santri mukim yang dibina secara intensif tanpa pungutan biaya.
Kepemimpinan Achmad Nursyamsi sejak 2024 membawa semangat pembaruan dan keterbukaan. Bersama para pengurus lainnya seperti Ibu Dewi Koriati, Bapak Jumala, SH., M.Kn., Kyai Mamun Murod, Bapak Barnas, dan Bapak Taufik Hidayat, yayasan ini kini menapaki jalan transformasi menuju lembaga sosial yang lebih inklusif, amanah, dan berdampak luas.
Tidak hanya mengasuh santri mukim, yayasan ini juga membuka ruang belajar Al-Qur’an gratis untuk anak-anak yatim dan dhuafa di bawah usia 10 tahun. Program ini memberi harapan bagi generasi muda yang haus ilmu dan kasih sayang di tengah keterbatasan ekonomi.
Kegiatan qurban di Pantai Melur tahun ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan gerakan sosial yang menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kasih sayang sesama. Dalam balutan takbir dan syukur, yayasan ini mengajak siapa pun untuk menyalakan api kepedulian di tengah zaman yang kerap abai terhadap yang lemah.
Yayasan An-Nur percaya bahwa setiap potong daging qurban bukan hanya mengenyangkan perut, tapi juga menguatkan rasa cinta dan empati antarmanusia. Di tengah debur ombak dan semilir angin pantai, jejak kebaikan itu kini tertanam, menjadi warisan makna dari Idul Adha yang sejati. (Redaksi).
Berita Terkait
Polda DIY Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Dapat Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial YOGYAKARTA – KompassIndonesianews.com, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda DIY melalui Bidang Kedokteran menggelar kegiatan Puncak Bakti Kesehatan di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (23/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta berbagai bentuk dukungan yang langsung dirasakan warga. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. bersama Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K. dan jajaran Pejabat Utama Polda DIY turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolda DIY menyapa langsung masyarakat peserta bakti kesehatan serta memastikan pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 158 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dengan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, laboratorium sederhana, pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, hingga pemeriksaan kepadatan tulang. Selain pelayanan kesehatan, Polda DIY juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan kursi roda, bantuan sosial, serta pembagian kaca mata gratis bagi warga yang membutuhkan. Tidak hanya menyasar kesehatan masyarakat secara umum, kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada kelompok pekerja dengan pemberian Kartu Bhayangkara Prioritas bagi buruh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap masyarakat pekerja. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. “Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda DIY ingin menghadirkan pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban warga,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K. Selain di lokasi kegiatan, peserta juga mengikuti rangkaian Puncak Bakti Kesehatan yang terhubung secara daring melalui zoom dari lapangan Lemdiklat Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan mitra terkait, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, jajaran TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, serta organisasi masyarakat dan pekerja. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY berharap semangat pengabdian Polri dapat terus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, kepedulian sosial, dan sinergi bersama masyarakat.(Joni)
