https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Buka Festival WASH, Bupati Sleman Air Minum yang Aman dan Sanitasi yang Layak Merupakan Salah Satu Prioritas Pemerintah

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassindonesianews.com Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, membuka Festival WASH (Water Sanitation and Hygiene) dalam rangka pemenuhi air bersih dan sanitasi di Pesantren Ahmad Syafii Academy Pondok Pesatren Wahid Hasyim pada Sabut 6 Desember 2025.

Program ini merupakan inisiasi Danone Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah dalam hal ini Kementerian PU RI, Pemkab Sleman, Water.org serta Pondok Pesantren Wahid Hasyim. Program ini telah diimplementasikan di beberapa daerah termasuk Pesantren di DIY, dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat terutama generasi muda di lingkungan Pesantren melaluu pemenugan air bersih dan sanitasi yang baik.

” Harda Kiswaya, mengapresiasi program ini dan siap mendukung implementasi program ini di DIY, dan Kabupaten Sleman bersama stakeholder di mulai dengan Pondok Pesantren Wahid Hasyim,” kata Harda.

Bupati menambahkan, akses terhadap air minum yang aman dan sanitasi yang layak merupakan salah satu prioritas Pemerintah baik di tingkat nasional maupun daerah.

Program ini sejalan dengan upaya kami di Kabupaten Sleman, yakni terus mendorong berbagai program untuk memperluas cakupan layanan air bersih, meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta memastikan fasilitas sanitasi yang memadai untuk seluruh lapisan masyarakat.

Lanjutnya, ia berharap dengan perilaku hidup bersih dan sehat, yang diajarkan di Pesantren dapat menunjang proses pembelajaran sekaligus menjadi investasi kesehatan jangka panjang,” terang Hardo.

” Saya melihat Pesantren punya peran strategis dalam pengustan edukasi hidup bersih dan sehat, santri bukan hanya penerima manfaat tetapi juga agen perubahan yang dapat menyebarkan pengetahuan dan praktik WASH ke masyarakat sekitar,” jelas Bupati Harda Kiswaya.

” Sementara itu, Senior Director Public Affairs dan Sustainability Danone Indonesia, Karyanto Wibiwo, mengatakan bahwa Danone ingin memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesehatan di Indonesia khususnya sanitasi air minum serta air bersih.

Lebih lanjut, ia menerangkan saat ini kami berfokus kepada Pesantren yang merupakan soko guru pendidikan, karena beberapa Pesantren masih belum memiliki akses air minum dan air bersih serta sanitasi yang baik. Maka dari itu, kami berkomitmen mendukung pemenuhan air bersih melalui Festival ini dan harapannya mampu menginspirasi dan membawa manfaat ke lebih banyak lagi Pesantren yang ada di wilayah DIY hari ini.

Pada kesempatan tersebut, Danone Indonesia juga secara simbolis menyerahkan bantuan instalasi pengolahan air limbah kepada pimpinan Pondok Pesantren Wahid Hasyim yaitu, Muhammad Nur Wachid.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *