https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Winongan Pasca Hujan Deras dari Wilayah Pegunungan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.Com
PasuruanHujan deras yang mengguyur wilayah pegunungan Lumbang, Puspo, Tosari, dan Paserpan pada Kamis sore (3/12/2025) menyebabkan banjir di sejumlah desa di Kecamatan Winongan. Air kiriman dari wilayah atas membuat Sungai Beji dan Sungai Winongan meluap dan menggenangi ratusan rumah warga.

Kapolsek Winongan, AKP Nanang Abidin, S.H., menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. “Air datang cukup cepat karena kiriman dari wilayah atas. Beberapa dusun di Winongan Lor, Bandaran, Winongan Kidul, dan Prodo tergenang dengan ketinggian 10 hingga 40 sentimeter,” jelasnya.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 445 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di empat desa, yaitu:

Desa Winongan Lor (Dusun Karangsono): ±80 KK
Desa Bandaran (Dusun Bandaran Kidul, Mayangbang, Gambiran): ±160 KK
Desa Winongan Kidul (Dusun Serambi, Tokwiro, Diyunan): ±80 KK
Desa Prodo (Dusun Jetis, Margo Utomo, Ledok): ±125 KK
Meski kawasan terdampak cukup luas, Kapolsek memastikan tidak ada korban jiwa. “Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun meninggal. Untuk kerugian materiil sementara juga dilaporkan nihil,” tegasnya.

Jajaran Polsek Winongan bersama BPBD dan Satgas Kencana langsung melakukan langkah cepat di lokasi. “Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait, membantu mengevakuasi warga ke rumah kerabat yang lebih aman, serta terus memantau perkembangan cuaca yang saat ini masih gerimis,” tambah AKP Nanang.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan memberikan apresiasi atas penanganan cepat yang dilakukan petugas di lapangan.
“Respons sigap dari Polsek Winongan, BPBD, dan unsur terkait sangat membantu meminimalkan dampak banjir. Kami terus memonitor situasi dan siap melakukan langkah tambahan bila diperlukan,” ujarnya.

Hingga sore hari, situasi di Kecamatan Winongan masih terus dipantau. Aparat mengimbau warga tetap waspada terhadap kemungkinan meningkatnya debit air apabila hujan kembali turun di wilayah hulu.(andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *