https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Post Views: 122
KABUPATEN SLEMAN – KompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman beserta jajaran Forkopimda dan stakeholder lainnya siap melaksanakan Operasi Lilin 2025, dalam rangka libur Natal 2025 dan sambut Tahun Baru 2026. Rapat koordinasi tersebut, dilaksanakan di Prima SR Hotel dan Convention Selasa 16 Desember 2025.
Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan bahwa Pemkab Sleman bersama pihak terkait berkomitmen untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama musim libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ungkapanya. Danang menegaskan, bahwa kegiatan pengamanan Nataru ini harus dilakukan secara bersinergi dan berkolaborasi lintas sektor.

Kami memerintahkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Instansi terkait lainnya koordinasi dengan Polresta Sleman untuk menjamin kelancaran Nataru ini. Kita tidak bisa berjalan sendiri, harus kita kerjakan bersama – sama berbagai unsur dan relawan,” jelas Danang.
Lanjutnya mengatakan Pemkab Sleman, bersama stakeholder terkait juga telah siap menghadapi potensi kendala selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seperti kemacetan, potensi bencana hidrometeorologi dan aktivitas erupsi gunung Merapi, kecelakaan, dan seterusnya.
” Ia menyebut, libur ini sebenarnya adalah anugerah bagi Kabupaten Sleman karena kita mempunyai banyak objek wisata. Jadi mari kita manfaatkan kesempatan libur ini, untuk meningkatkan perekonomian dan juga meningkatkan citra Kabupaten Sleman melalui pelayanan yang baik,” katanya.
” Sementara itu, Kapolresta Sleman, Kombes Pol. Edy Setyanto Erning Wibowo menyampaikan pada Operasi Lilin 2025 ini pihaknya akan menerjunkan 338 personel, perkutan instansi samping 1.400 personel, TNI, Dishub, Sat Pol PP, dan lain – lainnya, serta 1071 personel cadangan dari Polresta Sleman. Kemudian kami juga mendirikan 4 pos pengamanan yang terdiri dari 2 Pospam Gamping, Prambanan, 1 Pos terpadu tempel dan 1 Posyan Amplaz.
Adapun untuk pengamanan ibadah Natal kami juga mengerahkan 568 personel pengamanan, ia juga menjelaskan bahwa di Kabupaten Sleman saat ini terdapat 101 gereja dan 18 kapel, di mana 16 gereja di antaranya merupakan gereja besar dengan kapasitas 1.000 jamaah lebih.
Lebih lanjut, Kapolresta Sleman juga menambahkan pengamanan rumah ibadah dan pusat keramaian di laksanakan melalui sterilisasi penjagaan dan pemantauan untuk memastikan kegiatan masyarakat berlangsung dengan aman,” kata Edy.
Saya harap masyarakat yang mengadakan kegiatan untuk minta ijin, minimal akan kami adakan patroli atau maksimal kita lakukan pengamanan,” pungkasnya.(Joni)
Berita Terkait
Polda DIY Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Dapat Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial YOGYAKARTA – KompassIndonesianews.com, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda DIY melalui Bidang Kedokteran menggelar kegiatan Puncak Bakti Kesehatan di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (23/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta berbagai bentuk dukungan yang langsung dirasakan warga. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. bersama Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K. dan jajaran Pejabat Utama Polda DIY turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolda DIY menyapa langsung masyarakat peserta bakti kesehatan serta memastikan pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 158 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dengan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, laboratorium sederhana, pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, hingga pemeriksaan kepadatan tulang. Selain pelayanan kesehatan, Polda DIY juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan kursi roda, bantuan sosial, serta pembagian kaca mata gratis bagi warga yang membutuhkan. Tidak hanya menyasar kesehatan masyarakat secara umum, kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada kelompok pekerja dengan pemberian Kartu Bhayangkara Prioritas bagi buruh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap masyarakat pekerja. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. “Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda DIY ingin menghadirkan pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban warga,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K. Selain di lokasi kegiatan, peserta juga mengikuti rangkaian Puncak Bakti Kesehatan yang terhubung secara daring melalui zoom dari lapangan Lemdiklat Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan mitra terkait, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, jajaran TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, serta organisasi masyarakat dan pekerja. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY berharap semangat pengabdian Polri dapat terus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, kepedulian sosial, dan sinergi bersama masyarakat.(Joni)
