https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Heboh Dugaan Pengurus Pesantren di Tebo Jambi, Cabuli Puluhan Santri Sampai Melahirkan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jambi//Tebo ~ KompassIndonesiaNews.Com Belum reda Kasus Kehamilan santri Wati di Pekalongan yang awalnya sempat viral dan diklaim keluarga karena mimpi, namun belakangan terbukti sebagai hasil kejahatan asusila yang dilakukan oleh AKF (55), pengasuh Padepokan Padang Ati di Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan.

Kali ini kabupaten tebo kembali di hebohkan oleh ulah Pengurus pondok pesantren Raudhatul Falah inisial F, desa Lubuk Mandarsah Kecamatan Tengah Ilir, yang di duga mencabuli puluhan santri Wati nya.

Kasat Reskrim polres Tebo Iptu Rimhot Nainggolan, saat dikonfirmasi awak media membenarkan informasi tersebut.
“Benar terduga pelaku sudah kami amankan di Mapolres Tebo guna di lakukan penyelidikan lebih lanjut, tindakan sementara sudah kami lakukan olah TKP sambil menunggu kalau Masi ada wali murid atau santri yang ingin melaporkan kejadian serupa”ucap kasat.

Sementara, Zulfan Kepala desa Lubuk Mandarsah saat di confirmasi via panggilan WhatsApp mengatakan akan melalukan koordinasi dengan instansi terkait  guna mengantisipasi kericuhan yang terjadi di pondok pesantren,
“Ya benar, sekarang pelaku sudah di Bawak polisi kmarin, dugaan sementara korban nya banyak,tapi yang di akui saat di panggil pemerintah desa cuma 7 orang” ungkap kades

Lebih lanjut kades mengatakan akan melakukan koordinasi dengan semua pihak agar perihal ini bisa di tindak lanjuti dengan serius,
“Terkait pesantren, Masi beraktifitas seperti biasa,, apa tindak lanjut yang akan di lakukan masi  menunggu petunjuk dari APH dan pemerintah daerah” pungkas kades.

Dari hasil penelusuran awak media,salah satu santri disana ada yang sampai melahirkan, sampai berita ini di terbitkan, pengurus pesantren Raudhatul Falah belum memberikan keterangan secara resmi.

(Nata)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *