https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Diduga Ngebut di Tikungan Menjer, Jeep Wisata Tabrak Motor, Warga Desak Evaluasi Keselamatan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

WONOSOBO,Kompassindonesianews.com Kecelakaan lalu lintas terjadi di tikungan pintu masuk Desa Menjer, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, pada Jumat (26/06/2026) sekitar pukul 14.14 WIB. Sebuah Jeep Katana berwarna hijau dengan nomor polisi **S 1942 PG** diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi **AA 6094 LP**.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, jeep diduga melewati marka jalan saat melintasi tikungan yang dikenal cukup tajam. Pada saat bersamaan, pengendara Honda Beat tengah berhenti untuk berbelok ke arah kanan, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor mengalami luka-luka. Korban kemudian dievakuasi oleh warga sekitar menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa ini kembali memunculkan perhatian masyarakat terhadap aspek keselamatan operasional jeep wisata yang melintas di jalur Menjer. Warga menilai ruas jalan tersebut memiliki karakteristik sempit, padat kendaraan, dan dipenuhi tikungan tajam sehingga membutuhkan kehati-hatian tinggi dari setiap pengendara.

“Jeep wisata sering melaju kencang di jalur ini. Kami berharap ada tindakan agar kecelakaan seperti ini tidak terus terulang,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Di sisi lain, Federasi Jeep Wisata Dieng melalui media sosial menyampaikan permohonan agar video kecelakaan tidak disebarluaskan guna menghindari munculnya berbagai asumsi yang dapat menyudutkan salah satu pihak. Federasi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden tersebut.

“Kami akan terus berbenah dan lebih memperhatikan keselamatan bersama dalam berkendara di jalan umum,” demikian isi pernyataan federasi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun penyebab pasti kecelakaan. Aparat masih melakukan penanganan di lokasi serta penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab insiden tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan, khususnya kendaraan wisata, agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi marka jalan, mengendalikan kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur wisata yang memiliki tikungan tajam demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.

Setiawan

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *