YOGYAKARTA – KompassIndonesianews.com, Bupati Sleman, Harda Kiswaya menghadiri peresmian gedung pelayanan baru di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia DIY pada Selasa (1/9/2026). Ada tiga gedung yang diresmikan pada kesempatan tersebut, yakni Gedung Psikiatri Terpadu Madukara, Pusat Rehabilitasi Medik Mandalawangi, serta Gedung Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Arogya Gathi.
Peresmian dilakukan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, ditandai secara simbolis dengan penarikan rangkaian melati dan penandatanganan prasasti nama bangunan.
Dalam laporannya, Direktur RSJ Grhasia, dr. Akhmad Akhadi, menyampaikan bahwa pengembangan fasilitas ini merupakan bagian dari Masterplan Transformasi Pelayanan Kesehatan RSJ Grhasia 2022–2042. Transformasi ini dirancang untuk merespons dinamika demografi, kebutuhan kesehatan psikiatri sub-spesialis, pelayanan non-psikiatri pendukung, hingga mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi.
Pembangunan ketiga gedung yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2025 tersebut menelan total anggaran sebesar Rp34.059.379.814 yang bersumber dari Dana Keistimewaan (Dana Istimewa) APBD DIY. Rincian alokasi anggaran mencakup:
• Gedung Madukara (Pelayanan Psikiatri Terpadu): Rp19.028.535.853
• Gedung Mandalawangi (Pusat Rehabilitasi Medik): Rp9.349.347.957
• Gedung Arogya Gathi (Farmasi & Perbekalan Kesehatan): Rp5.861.496.004
Sementara itu, Gubernur DIY dalam sambutannya menekankan bahwa ketiga gedung baru ini merupakan satu kesatuan mata rantai pelayanan yang menghubungkan penanganan, pemulihan, hingga kesinambungan terapi. Gubernur mengingatkan agar kemajuan fisik dan teknologi fasilitas kesehatan senantiasa diimbangi dengan sentuhan kemanusiaan.
“Kemajuan pelayanan kesehatan tidak pernah dapat diukur hanya dari bertambahnya bangunan dan peralatan. Infrastruktur memperoleh maknanya ketika menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi sesama manusia,” tegas Gubernur DIY.
Gubernur DIY juga mengajak masyarakat dan seluruh civitas hospitalia untuk bersama-sama mengikis stigma terhadap gangguan kesehatan jiwa. Menurutnya, pemulihan sejati terjadi saat pasien mampu kembali menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat dengan bermartabat dan percaya diri.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menyambut baik dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemda DIY. Kehadiran gedung baru di RSJ Grhasia yang berlokasi di wilayah Pakem, Sleman ini dinilai sangat vital dalam memperkuat akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi warga Kabupaten Sleman.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman mengucapkan terima kasih atas perhatian besar Bapak Gubernur dan Pemda DIY. Keberadaan fasilitas penunjang yang modern dan humanis di RSJ Grhasia ini tidak hanya meningkatkan derajat kesehatan jiwa masyarakat Sleman, tetapi juga dapat memberikan pelayanan kesehatan terpadu dan mitigasi yang sangat diandalkan di wilayah utara,” ujar Harda Kiswaya.
(Joni)















