Taput.
Kompassindonesianews.com Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., mengapresiasi dan mendukung kegiatan Penanaman Perdana 40.000 Batang Bibit Kopi Arabika yang dipusatkan di Desa Rahut Bosi Onan, Kecamatan Pangaribuan, Senin (28/9/2026).
Program ini terwujud berkat kolaborasi lintas sektor antara Pemkab Tapanuli Utara, Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sibolga, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Pesantren Darul Mursyid, serta konsultan dan asosiasi pengembang kopi.
Dalam bimbingan dan arahannya, Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng., menegaskan bahwa komoditas kopi memiliki peran vital sebagai tulang punggung perekonomian warga sekaligus simbol kebersamaan masyarakat Tapanuli Utara.
”Kopi adalah komoditas universal yang melampaui berbagai latar belakang dan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Pemkab Tapanuli Utara secara konsisten mengusung tema pertanian berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati.
Wabup Deni menekankan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) budidaya yang ketat agar bantuan bibit ini memberikan hasil optimal.
”Bibit yang kita tanam hari ini adalah investasi masa depan. Jika dikelola dengan benar sesuai petunjuk teknis, satu atau dua hektar kebun kopi mampu menjadi sumber pendapatan yang sangat menjanjikan bagi keluarga petani. Saya minta para kelompok tani dan penyuluh untuk terus memantau perkembangannya secara berkala,” tegasnya.
Turut hadir dan mendukung kegiatan Penanaman Perdana 40 Ribu Bibit Kopi ini antara lain Kepala KPw BI Sibolga, Riza Putra, Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, S.P., M.Si, Wakil Direktur Pengembangan Usaha Pesantren Darul Mursyid, Riki Ardiansyah, bersama Konsultan Kopi, Obama Hasibuan dan para petani kopi Rahut Bosi Onan Kecamatan Pangaribuan.
( Marhuarar Pangaribuan)















