Tangerang – Kompassindonesianews.com Atap rumah milik ibu Yati (62) tahun warga Desa Cikasungka, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang, mengalami ambruk.
Rumah yang dihuni sebanyak 3 orang, usia rumah kurang lebih 29 tahun, saat ini kondisinya sangat memperihatinkan.
Terlihat atap rumah yang ditinggali keluarga ibu Yati kini berlubang akibat kayu yang menopang genteng dan plafon rumah nya telah lapuk dimakan usia.
Dengan kondisi rumahnya saat ini, ibu Yati merasa was-was karena takut sewaktu-waktu hujan deras dan Angin.
Ketika dikunjungi di kediamannya, Ibu Yati juga mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya dan berharap mendapat bantuan dari pemerintah setempat.
“Kondisi begini udah lama kurang lebih satu tahun, atap rumah sempat ambruk untung nggak menimpa anak atau cucu yang masih kecil,” tuturnya, Minggu (27/09/2026).
Rumah yang dihuni sebanyak 3 orang, kami tinggal selama kurang lebih 24 tahun, saat ini kondisinya sangat memperihatinkan.
Terlihat atap rumah yang ditinggali keluarga Ibu Yati berlubang akibat kayu yang menopang genteng dan plafon telah lapuk dimakan usia.
Dengan kondisi rumahnya saat ini, ibu Yati merasa was-was karena ketakutan ketika Musim hujan dan Angin
Ketika dikunjungi di kediamannya, ibu Yati juga mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya dan berharap mendapat bantuan dari pemerintah setempat.
Lanjut ibu Yati mengatakan, bila musim hujan dari ruang tamu hingga dapur mengalami kebocoran bahkan air menggenang di dalam rumah.
“Kalo lagi hujan kami bingung dan takut, air masuk ke dalam apalagi kalo ada angin kencang takut roboh menimpa anak-anak saya. Belum lagi kalo sampe terjadi konsleting listrik,” ungkapnya dengan berlinang air mata.
Ibu Yati juga menuturkan bahwa, Ia telah melaporkan kondisi rumahnya yang ambruk kepada ketua RT setempat untuk mendapat bantuan. Namun sampai saat ini belum terealisasikan.
Sementara itu, Komarudin mewakili Kasi penmas kecamatan Solear menyampaikan bahwa pihak pemerintah kecamatan Solear
“Kami Akan berupaya mengajukan bantuan ke Dinas sosial, BPBD kabupaten Tangerang, namun dari pihak kami sementara ini kami meminta untuk pendataan terlebih dahulu ,” jelas Komarudin.
Penulis: Rudy















