Sleman – KompassIndonesianews.com, Pasukan rakyat Bregada Bokeri dari Padukuhan Cebongan Kidul, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta tampil memukau dalam Festival Bregada Rakyat DIY 2026 yang diselenggarakan di Youth Center, Kapanewon Mlati, Minggu (18/10/2026).
Mewakili Kapanewon Mlati, Bregada Bokeri membawakan seni keprajuritan yang terinspirasi dari cerita tutur rakyat tentang peristiwa hilangnya seekor kerbau yang tertinggal di ladang (kebo keri) milik warga setempat pada masa lalu.
Pemimpin Bregada Bokeri, Hari Yunarko, menjelaskan bahwa nama kelompoknya berakar kuat dari warisan lisan para leluhur di tanah kelahirannya.
“Bregada Bokeri saking atur run tumurun para eyang ing Dusun Cebongan Kidul. Kisah kerbau yang tertinggal ini menjadi pengingat agar generasi sekarang tidak melupakan sejarah kampungnya sendiri,” ujar Hari Yunarko.
Keunikan Bregada Bokeri terlihat dari komposisi 32 personel laki-laki yang melintas batas generasi. Barisan keprajuritan ini memadukan anggota berusia remaja setingkat SMA hingga warga senior berusia 60 tahun.
Mengusung tema “Gumregah, Gumregut, Tanpa Surut”, perhelatan yang digagas Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY bersama Sekretariat Bersama (Sekber) Keistimewaan DIY ini diikuti oleh 18 kontingen bregada dari Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta.
Bregada Bokeri sendiri memiliki rekam jejak prestasi yang teruji, di antaranya meraih Juara I Festival Rakyat Sembada Tingkat Kabupaten Sleman serta Juara Harapan II pada Festival Bregada Rakyat Tingkat Provinsi DIY Tahun 2024.
Melalui derap langkah 32 prajurit lintas generasi tersebut, Bregada Bokeri terus membuktikan komitmennya dalam merawat tradisi lokal agar tetap hidup dan menginspirasi generasi muda.
(Joni)















