https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Hukum  

Tahanan 7 Orang Kabur Kapolres Kota Bekasi Main Tenis . Woow

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kota Bekasi,
Polsek Jatiasih, kota Bekasi dikejutkan dengan kaburnya tahanan sebanyak 7 (tujuh) orang.
Informasinya, saat wartawan JAKARTA RAYA ke kantor Polisian Sektor Jatiasih, tak ada yang berani berstatement sama sekali.
“Maaf saya baru datang piket pagi, coba ke dalam saja,” kata seorang petugas provost Polsek Jatiasih.
Ironisnya, bahkan saat petugas piket di dalam kantor sama pernyataannya. “Semuanya pernyataan ke Polres saja bang, ke Erna Humas,” ujar petugas penjaga piket pada Sabtu (15/10) di ruang Polsek Jatiasih.
Informasinya 3(tiga) tahanan kabur sudah ditangkap tinggal 4(empat) orang lagi kabur. “Jumlahnya semua ada 7(tujuh) tahanan yang kabur katanya jebol dinding,” ujar petugas piket sambil RILEX makan kacang kulit menemui wartawan JAKARTA RAYA pagi hari.
Ironisnya, saat coba konfirmasi by seluler AKBP HENGKI KAPOLRES Kota Bekasi, slow respon.
“Bapak Kapolres sedang tenis, saya ajudan Kapolres Bang,” ucap suara dari seluler .
Blunder jawaban ajudan tak nalar alasannya kondisi badan Kapolres kurang enak.
“Ya, bapak lagi kurang enak badan , kurang sehat lagi tenis di lapangan,” tandas Ajudan Kapolres lagi.
SAAT dipertegas minta klarifikasi kaburnya 7 tahanan, tiba tiba HP Kapolres Hengki dimatikan.
Sementara hingga berita ini tayang Humas Erna juga SLOW RESPON.
Kebiasaan lama Humas Erna dari POLRES KOTA BEKASI kurang sigap.
Padahal kasus kaburnya tahanan Polsek tanggung jawab institusi. Nyatanya jajaran POLRES kota Bekasi anggap santai.
( Tohang )

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *