Kompassindonesianews JAKARTA,,- Gelora membara membakar suasana acara Halal Bihalal sekaligus Louncing dan pengukuhan Yayasan BAGIN Indonesia Centre. Yang dibuka dengan mengutif Quote Alm BAGIN ( Bachtiar Ginting).
“Kau jangan takut jatuh apalagi klo kau sudah ada di bawah, Kau boleh kalah tapi jangan menyerah”.
Kemudian Dalam acara ini pun tersaji kajian tematik yang bertema: “Mengembalikan Karakteristik, Jati diri Bangsa, melalui Ajaran Bung Karno”.
Adapun kajian ini merupakan refleksi ajaran bung karno dalam konsep BAGIN,dimana acara ini di moderatori oleh Muhammad jeddah Malik Annas (BEM FH Universitas Bung Karno), dan 2 narasumber yakni : Yana Priyatna M.HUM : Akdemisi, Dosen Universitas Bung Karno, Bapak Bob A. Randilawe S.IP., M.HUM., C. EIA.serta Bob A. Randilawe S.IP M. Hum.,C.EIA selaku Aktivis Sosial Dan Lingkungan
Menurut Murniati Ginting yang merupakan ketua Yayasan BAGIN Indonesia Centre (YBIC) dimana beliau merupakan Anak Biologis putri Alm Bachtiar ginting atau akrab di sapa BAGIN. Karakteristik jatidiri bangsa bisa hilang bila kita membiarkan informasi budaya luar lebih di minati oleh generasi muda.
Lebih lanjut Murniati Ginting mengatakan Yayayasan BAGiN Indonesia Centre (YBIC) akan menjadi Rumah yang nyaman untuk pelaku kebudayaan dan kesenian, pasalnya kami akan berjuang menghidupkan kembali minat masyarakat utamanya anak generasi muda masa depan bangsa Indonesia,
Lanjutnya yang menurut kami lebih banyak tergerus, bahkan candu dengan budaya luar, sebenarnya tak masalah dengan budaya luar, asal budaya itu bernilai positif, syukur-syukur selaras dengan kebudayan Bangsa kita.
“Karena jati diri bangsa kita akan lenyap bila kita membiarkan generasi bangsa ini hanyut menikmati budaya luar yang negatif, perkembangan digital sangatlah masiv, kita mau tak mau harus ada di dalamnya, namun informasi tentang nilai-nilai kebudayaan kita,harus lebih banyak terkonsumsi dengan baik oleh generasi muda,” kata Murniati Ginting.
Disamping itu lanjut Murniati Ginting bahwa kami juga akan menggerakan, membantu pelaku ekonomi kreatif Indonesia untuk bisa bersaing di dalam perkembangan ekonomi global ke depan.
“Oleh karena itu kami Yayasan BAGIN Indonesia Centre (YBIC) siap bekerjasama dengan pihak-pihak manapun, bergenggam tangan, bergotong royong membangun Bangsa ini,” ujar Murniati Ginting.
Kemudian diakhir acara tersebut Ketua YBIC, Murniati Ginting mengajak Anak -anak generasi muda Indonesia untuk memiliki prinsip.
“seperti ajaran Trisakti bung karno yaitu berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” ungkapnya.
Sementara itu Yusuf Blegur-Pegiat Sosial menambahkan bahwa namanya Bachtiar Ginting, biasa dipanggil Bagin dan beliau juga dikenal sebagai seorang ideolog. Kedekatannya dengan pemikirian Karl Marx mengiringi kesejatian Islamnya.
Lanjutnya bahwa sebagai penganut Soekarnoisme, Bagin menjabarkan Islam yang ia pahami dengan meminggirkan hal-hal materil dan ketundukannya pada dunia yang begitu banyak orang memujanya.
“Selanjutnya sisi lain dari Bagin yang masih hidup sepanjang masa adalah satu katanya dengan tindakannya. Terimakasih Pak Bagin, saya bangga jadi muridmu,” tandas Yusuf Blegur selaku Pegiat Sosial.
Editor : (Jaja/San)














