https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Post Views: 395
KOMPASSINDONESIANEWS.COM KARAWANG – DPP LSM Nyi Ronggeng resmi mendeklarasikan masa jabatan pengurus baru untuk periode 2024-2029, dengan visi memperjuangkan hak-hak perempuan di Kabupaten Karawang.
Acara deklarasi ini dihadiri oleh Pembina DPP LSM Nyi Ronggeng, Sri Rahayu dan Ketua Umum DPP LSM Nyi Ronggeng, Lina Sugiharti, yang menyampaikan pandangan dan tujuan mereka.
Sri Rahayu, saat diwawancara oleh awak media menegaskan pentingnya peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari tingkat keluarga hingga ke pemerintahan.
Menurutnya, perempuan di Indonesia, khususnya di Karawang, masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk kekerasan dan diskriminasi.
“DPP LSM Nyi Ronggeng hadir untuk mendampingi dan memberdayakan perempuan agar berani mengemukakan pendapat, mandiri secara ekonomi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Sri, Rabu 14 Agustus 2024.
Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian perempuan. “Perempuan harus mandiri, tidak bergantung sepenuhnya pada laki-laki. Dengan memanfaatkan teknologi dan potensi diri, perempuan dapat membantu perekonomian keluarga, tanpa harus meninggalkan rumah,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa perempuan juga memiliki tanggung jawab besar sebagai ‘Ibu Pertiwi’, yang mampu mengayomi dan memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sementara itu, Lina Sugiharti selaku Ketua Umum DPP LSM Nyi Ronggeng Karawang menekankan bahwa LSM Nyi Ronggeng bukan sekadar organisasi, tetapi sebuah gerakan yang serius dalam memperjuangkan kepentingan perempuan.
“Kami sudah membentuk koordinator di 30 kecamatan di Karawang. Ini menunjukkan bahwa kami serius dan siap membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan perempuan,” ungkapnya.
Lina juga menjelaskan alasan di balik pemilihan nama ‘Nyi Ronggeng’ untuk LSM ini. “Ronggeng bukan hanya milik Jawa Barat, tapi sudah menjadi budaya yang tersebar di berbagai daerah. Kami ingin mengangkat kembali semangat dan keberanian perempuan melalui nama ini, disesuaikan dengan zamannya,” jelasnya.
Menurut Lina, LSM Nyi Ronggeng akan bersinergi dengan berbagai dinas terkait di Kabupaten Karawang untuk menciptakan program-program yang mendukung pemberdayaan perempuan, terutama dalam meningkatkan pendapatan ekonomi dan pendidikan anak.
“Kami siap mendampingi perempuan Karawang untuk mencapai kesuksesan,” pungkasnya.
Berita Terkait
Polda DIY Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Dapat Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial YOGYAKARTA – KompassIndonesianews.com, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda DIY melalui Bidang Kedokteran menggelar kegiatan Puncak Bakti Kesehatan di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (23/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta berbagai bentuk dukungan yang langsung dirasakan warga. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. bersama Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K. dan jajaran Pejabat Utama Polda DIY turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolda DIY menyapa langsung masyarakat peserta bakti kesehatan serta memastikan pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 158 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dengan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, laboratorium sederhana, pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, hingga pemeriksaan kepadatan tulang. Selain pelayanan kesehatan, Polda DIY juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan kursi roda, bantuan sosial, serta pembagian kaca mata gratis bagi warga yang membutuhkan. Tidak hanya menyasar kesehatan masyarakat secara umum, kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada kelompok pekerja dengan pemberian Kartu Bhayangkara Prioritas bagi buruh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap masyarakat pekerja. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. “Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda DIY ingin menghadirkan pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban warga,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K. Selain di lokasi kegiatan, peserta juga mengikuti rangkaian Puncak Bakti Kesehatan yang terhubung secara daring melalui zoom dari lapangan Lemdiklat Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan mitra terkait, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, jajaran TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, serta organisasi masyarakat dan pekerja. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY berharap semangat pengabdian Polri dapat terus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, kepedulian sosial, dan sinergi bersama masyarakat.(Joni)
