https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Ribuan Peserta, Mengikuti Event Sleman Temple Run 2024

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonssianews.com Sleman Temple Run tahun 2024 kembali digelar pada Minggu (8/9/2024) pagi di kawasan Candi Banyunibo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY.” Event sport tourism yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya ini, diikuti ribuan peserta dari berbagai kota di Indonesia dan mancanegara.

Seperti tahun sebelumnya, event Sleman Temple Run 2024 kembali melombakan tiga kategori yaitu Fun Run dengan jarak 5 kilometer kemudian kategori 15 kilometer dan kategori 30 kilometer.

Pada pelaksanaannya, peserta lari dengan kategori jarak tempuh 30 kilometer dilepas pada pukul 05.00 WIB dengan batas waktu maksimal finish 7 jam.

Kemudian untuk kategori jarak tempuh 15 kilometer dilepas lansung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, pada pukul 05.00 WIB dengan batas waktu maksimal 4 jam.

Sedangkan peserta lari dengan kategori Fun Run jarak tempuh 5 kilometer dilepas pada pukul 06.00 WIB dengan batas waktu maksimal 1,5 jam.” Usai melepas peserta lari, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Sleman Temple Run pada tahun 2024,” ujar Kustini.

” Ia juga mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh peserta lari, yang telah memberikan kontribusi positif dalam meramaikan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman.

Semoga Sleman, Temple Run kali ini dapat memberikan pengalaman berbeda bagi Runners dan juga memberi dampak positif bagi sektor pariwisata di Kabupaten Sleman,” ucapnya.

” Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Ishadi Zayid dalam keterangannya menjelaskan bahwa selain berkompetisi dalam Sleman Temple Run ini peserta lari akan melewati rute dengan pemandangan objek wisata bangunan cagar budaya candi,” kata Kadis Dispar.

Menurutnya, Sleman Temple Run ini berkonsep lari lintas alam yang dapat menjadi ajang promosi untuk memperkenalkan potensi pariwisata di wilayah Kabupaten Sleman,” tutup Ishadi.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *