https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Puluhan Warga Korban Bencana Alam, Menerima Bantuan dari Pemkab Sleman

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, menyerahkan bantuan keuangan kepada 72 warga Kalurahan Minomartani, Kapanewon/ Kecamatan Ngaglik, Sleman, DIY. Puluhan warga penerima ini, menjadi korban bencana angin kencang beberapa hari yang lalu.” Bantuan tersebut di serahkan secara simbolis oleh Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo kepada perwakilan penerima pada Rabu (6/11/2024).

” Seperti di ketahui, angin kencang yang terjadi di wilayah Minomartani beberapa waktu lalu mengakibatkan sejumlah kerusakan bangunan milik warga.” Sesuai dengan pedoman pengelolaan bantuan bencana, Pemkab Sleman menyerahkan bantuan keuangan dengan total senilai Rp.33.600.000.juta.

Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo menyampaikan ucapan bela sungkawa atas bencana alam yang menimpa masyarakat Kabupaten Sleman.

Ia menuturkan, bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Sleman kepada warga yang terkena musibah.” Lanjut Kusno berharap, bantuan yang di terima masyarakat dapat dimanfaatkan sebaik mungkin,” tutur Kusno.

” Lebih lanjut, Kusno mengatakan dalam mengantisipasi dampak bencana alam, Pemkab Sleman telah membentuk Kalurahan tangguh bencana sebanyak 85 Kalurahan.” Langkah ini, sebagai upaya agar masyarakat mampu mengelola kerentanan ancaman dan resiko di wilayahnya sesuai potensi lokal melalui proses perencanaan, pengorganisasian, penyelenggaraan dan pengendalian.

Pjs Bupati menyebut, tahun ini kita targetkan seluruh Kalurahan di Kabupaten Sleman yang berjumlah 86 menjadi Kalurahan tangguh bencana dan satuan pendidikan aman bencana sebanyak 91 sekolah,” tambah Kusno.

Kusno mengajak masyarakat Kabupaten Sleman, untuk ikut mengenali kondisi wilayah masing – masing sebagai langkah mitigasi bencana.

Hal ini, mengingat Kabupaten Sleman merupakan wilayah yang sangat rawan terhadap berbagai bencana seperti erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, angin kencang, tanah longsor, banjir, kekeringan, kebakaran dan lain sebagainya.

Karena itu, sangat penting bagi masyarakat untuk memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi setiap kejadian bencana. Nanti juga akan dibantu diberikan pembekalan dari teman – teman BPBD agar masyarakat tahu apa langkah yang tepat dalam mitigasi bencana,” tutupnya.

” Sementara itu, Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, Makwan menjelaskan selain wilayah Kalurahan Minomartani terdapat 86 warga yang terdampak bencana angin kencang dan kebakaran di Kapanewon/ Kecamatan Turi, Tempel, Ngemplak, Kalasan.” Untuk keempat wilayah tersebut, pemerintah Kabupaten Sleman akan menyerahkan bantuan sosial sebesar Rp.59.950.000.

Kami menghimbau untuk masyarakat Kabupaten Sleman, khususnya yang memiliki joglo ataupun pohon tinggi untuk berhati – hati.” Tolong perhatikan keamanan bangunan dan lingkungan kita agar dapat meminimalisir dampak, bencana alam,” imbau Makwan.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *