https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, UMKM Adalah Tulang Punggung Perekonomian Sleman

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa menghadiri silaturahmi Oktapreneur yang di selenggarakan di Kalurahan Sidorejo, Godean Senin (10/2/2025).

Acara ini berkolaborasi dengan bahana UMKM Bergerak dengan menghadirkan perwakilan 8 pilar ekonomi dan lingkungan yaitu dari, UMKM, Pokdarwis, Desa Wisata, Desa Budaya, Gapoktan,KWT, WKSBM, dan Pegiat Sampah.

Wakil Bupati, Danang Maharsa menyampaikan untuk menekankan pentingnya pemberdayaan UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah. Kegiatan silaturahmi ini, di selenggarakan oleh Bahana UMKM Bergerak ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha melalui pendampingan, akses pembiayaan, serta penguatan jaringan pemasaran.

Selain itu, juga dapat menambah wawasan dan ilmu bagi pelaku UMKM dan 8 pilar ekonomi dan lingkungan di Kabupaten Sleman sekaligus meningkatkan kapasitas.

” Danang, menyebut UMKM adalah tulang punggung perekonomian Kabupaten Sleman. UMKM juga merupakan penyelamat perekonomian Indonesia yang menjadi pembangkit ekonomi masyarakat, kegiatan ini bisa menambah wawasan dan ilmu menjadi forkom UMKM dan pelaku UMKM di Kabupaten Sleman meningkat. Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan, baik dari segi pelatihan, akses modal, maupun pemasaran digital,” tambah Danang.

” Sementara itu, Tetra Budiarto selaku pendiri Bahana UMKM Bergerak mengatakan bahwa kegiatan ini berawal dari PPD (Pameran Potensi Daerah) di Lapangan Denggung yang dimana bentuk kegiatannya berupa podcast.

Tetra menyimpulkan bahwa terdapat beberapa kendala yang dialami pelaku UMKM yaitu produk, perizinan, permodalan, dan pemasaran. Oleh karenanya kegiatan silaturahmi ini, adalah salah satu program dan sarana bagi pelaku UMKM untuk menemukan solusi.

Dari hasil evaluasi terkait permasalahan yang dialami pelaku UMKM dalam podcast tersebut maka diadakan kegiatan Ngaji UMKM, yang rencananya akan di laksanakan di bulan April atau Mei 2025 dengan setiap 86 Kalurahan yang ada di Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut rencananya akan dilakukan setiap seminggu satu kali, yang selesai dua tahun kurang satu bulan,” kata Tetra.

Melalui Bahana UMKM Bergerak, ia berharap dapat memberikan kontribusi untuk mendukung komitmen pemerintah Kabupaten Sleman dalam pengembangan UMKM agar lebih inovatif, tangguh, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan adanya program ini, diharapkan UMKM di Kabupaten Sleman semakin berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *