https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

TMMD Sengkuyung Tahap I Resmi Dibuka, Susmiarto Harap Mampu Percepatan Pembangunan di Sleman

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sekuyung tahap I tahun 2025 kembali dibuka pada hari Rabu tanggal 19 Februari 2025, pembukaan ini dilaksanakan di lapangan Kalurahan Selomartani, Kapanewon/ Kecamatan Kalasan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Susmiarto, bertindak sebagai Inspektur upacara pada acara tersebut.

Sekda Kabupaten Sleman, menyampaikan apresiasi serta mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut menyukseskan kegiatan ini khususnya Kodim 0732/ Sleman.

Menurut, Susmiarto kegiatan ini adalah wujud nyata dari kolaborasi dan sinergi antara TNI dengan pemerintah Daerah Kabupaten Sleman, dan masyarakat dalam upaya mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah terutama di wilayah pedesaan,” katanya.

” Melalui kegiatan TMMD ini, kita berupaya untuk meningkatkan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kemanunggalan TNI masyarakat, dan seluruh elemen terkait akan dapat mencapai akselerasi pembangunan di setiap Kalurahan – Kalurahan yang ada di Kabupaten Sleman,” tutup Susmiarto.

Sementara itu, Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Mohammad Zainollah menjelaskan sarana TMMD ini meliputi sasaran fisik dan non fisik. Sasaran fisik diantaranya, pembuatan talud sepanjang 1.200 meter dan renovasi RTLH sebanyak 5 unit rumah.

Adapun sasaran non fisik yakni penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan jalanan, penyuluhan dan pencegahan stunting dengan meningkatkan peran Posyandu dan Pos Bindu dan penyuluhan PTM (Penyakit Tidak Menular).

Lanjut, Dandim TMMD ini akan dilaksanakan selama 30 hari kedepan mulai tanggal 19 Februari hingga 20 Maret 2025, dengan menugaskan 1 SST TNI dibantu oleh masyarakat sekitar,” jelas Dandim.

Kegiatan ini juga didukung anggaran APBD DIY sebanyak 75 juta rupiah dan APBD Kabupaten Sleman sebesar 450 juta rupiah.

Dengan begitu, jumlah anggaran kegiatan ini yakni 525 juta rupiah ditambah lagi swadaya masyarakat berupa tenaga perhari 30 orang dan logistik senilai 30 juta rupiah,” pungkasnya.(JN)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *