https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Post Views: 234
BENGKALIS —kompassindonesianews.com – Himpunan Taruna Kemaritiman (HTK) Politeknik Negeri Bengkalis sukses menggelar turnamen voli antar jurusan bertajuk “Battle of The Smashers” pada 24–25 Mei 2025, yang berlangsung di Kampus Kemaritiman, Desa Simpang Ayam. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi HTK sebagai penyelenggaraan perdana turnamen olahraga di lingkup jurusan.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini disambut antusias oleh seluruh civitas akademika. Suasana kompetisi yang sportif, dipadu dengan kekompakan tim dan sorak dukungan dari mahasiswa lintas jurusan, menjadikan turnamen ini lebih dari sekadar pertandingan — melainkan ajang mempererat hubungan antar sesama mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis.
Ketua HTK, Marta Uli, menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang untuk memberikan ruang positif bagi mahasiswa.
Kami ingin membangun budaya sportif dan solidaritas antar jurusan. Ini juga sebagai bentuk kontribusi nyata HTK dalam menciptakan lingkungan kampus yang aktif dan berenergi,” katanya.
Marta juga menegaskan bahwa meski ini adalah penyelenggaraan perdana, HTK menerima banyak dukungan dari berbagai pihak.
Masih banyak kekurangan, tentu saja, namun partisipasi aktif dari mahasiswa dan dukungan dari masing-masing jurusan menjadi modal semangat bagi kami untuk terus berkembang,” tambahnya.
Pembina HTK, Sandi Handoko, turut memberikan apresiasi.
Kegiatan ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang membangun karakter, kepemimpinan, dan kebersamaan. Semoga ini jadi pelajaran berharga untuk pengurus selanjutnya agar lebih matang dalam perencanaan dan pelaksanaan,” ujarnya.
Kepala Jurusan Kemaritiman, Zulyani, M.M, berharap turnamen ini menjadi langkah awal dalam membudayakan kegiatan positif di lingkungan kampus.
Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran, juga menjadi ruang aktualisasi diri bagi mahasiswa di luar kegiatan akademik,” tutur Zulyani.
Semangat kebersamaan dan sportivitas yang terbangun selama turnamen diharapkan tidak berhenti di lapangan. HTK berharap, nilai-nilai yang ditanamkan selama kegiatan dapat terus hidup dalam aktivitas akademik, organisasi, hingga kehidupan sosial mahasiswa sehari-hari.
Penulis Ardes
Berita Terkait
Polda DIY Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Dapat Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial YOGYAKARTA – KompassIndonesianews.com, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda DIY melalui Bidang Kedokteran menggelar kegiatan Puncak Bakti Kesehatan di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (23/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta berbagai bentuk dukungan yang langsung dirasakan warga. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. bersama Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K. dan jajaran Pejabat Utama Polda DIY turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolda DIY menyapa langsung masyarakat peserta bakti kesehatan serta memastikan pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 158 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dengan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, laboratorium sederhana, pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, hingga pemeriksaan kepadatan tulang. Selain pelayanan kesehatan, Polda DIY juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan kursi roda, bantuan sosial, serta pembagian kaca mata gratis bagi warga yang membutuhkan. Tidak hanya menyasar kesehatan masyarakat secara umum, kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada kelompok pekerja dengan pemberian Kartu Bhayangkara Prioritas bagi buruh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap masyarakat pekerja. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. “Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda DIY ingin menghadirkan pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban warga,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K. Selain di lokasi kegiatan, peserta juga mengikuti rangkaian Puncak Bakti Kesehatan yang terhubung secara daring melalui zoom dari lapangan Lemdiklat Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan mitra terkait, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, jajaran TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, serta organisasi masyarakat dan pekerja. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY berharap semangat pengabdian Polri dapat terus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, kepedulian sosial, dan sinergi bersama masyarakat.(Joni)
