https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Cekcok Berujung Pengeroyokan Dilapak Judi: Saru Warga Terluka Oleh Kades Batu Badak

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lampung Timur, KompassindonesianewsInsiden tak terpuji yang dilakukan oleh Oknum Kepala Desa Batu Badak beserta Jajaran perangkat Desa dilapak perjudian. Satu orang Warga Desa Batu Badak harus menjalani perawatan intensif oleh petugas RS. Airan Raya Bandar Lampung akibat menjadi korban penganiayaan Oknum Kepala Desa dan Bendahara Desa Batu Badak, Kecamatan Marga Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, 07/07/2025.

Menurut salah satu saksi di TKP yang merupakan warga setempat menuturkan, peristiwa penujahan tersebut berawal dari kedua belah pihak yang hendak bermain judi, namun saat korban tiba terjadi sebuah percekcokan antar keduanya yang berakhir dengan insiden Penujahan oleh pelaku yang diketahui adalah Kepala Desa Batu Badak terhadap korban.
“Awalnya mereka ini kumpul di salah satu rumah warga yang ada di Desa Batu Badak untuk main judi kartu remi, sesampainya disana Kepala Desa Batu Badak berinisial HS berucap sama teman-temannya yang mau main, Ada duit ga? Jangan nanti banyak alesan mau gadai-gadaianlah,apalah, kan ga enak kata HS, disitulah Korban AB tersinggung karna HS ngomong seperti itu, terus AB bangun dari tempat duduk dan pulang karna tersinggung,” terangnya.

Setelah beberapa saat meninggalkan tempat perjudian, AB kembali mendatangi Pelaku HS yang pada saat itu masih bermain judi bersama beberapa perangkat Desa lainnya hingga terjadi percekcokan antar keduanya yang berujung Penujahan oleh Pelaku HS.
“Setelah beberapa saat kemudian, korban AB datang lagi ke tempat main judi itu, menemui Kepala Desa HS dan terjadilah cekcok dan pengeroyokan yang dilakukan oleh Kepala Desa HS dan Bendahara Desa ber-inisial RD, korban AB terluka oleh senjata tajam milik HS Kepala Desa Batu Badak,” tambahnya.

Menurut saksi lainnya di TKP mengatakan, meski telah bersimbah darah, korban AB sempat kembali ke kediamannya untuk meminta diantarkan kerumah sakit.
” Walaupun sudah luka parah, AB masih bisa pulang ke rumahnya, setelah tiba dirumah pihak keluarga kaget dan langsung membawa AB ke Puskesmas Peniangan, karna lukanya cukup serius maka dirujuklah AB ini ke Rumah Sakit Airan Bandar Lampung,” imbuhnya.

Kapolsek Marga Sekampung IPDA Farhan Maulana saat di konfirmasi Awak Media Kompassindonesianews melalui sambungan telepon WhatsApp menyampaikan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan resmi dari pihak korban terkait peristiwa tersebut.
“Iya untuk peristiwa yang terjadi yang melibatkan oknum Kades itu, pihak kita belum menerima adanya laporan resmi dari pihak korban, tapi kami sedang mendalami kasus ini dengan mengumpulkan bukti-bukti otentik serta keterangan dari para saksi di TKP, untuk selanjutnya kami lakukan penindakan terhadap Pelaku Penganiayaan,” ungkap Kapolsek Marga Sekampung.

Atas insiden Penganiayaan tersebut korban AB harus menjalani perawatan intensif di RS. Airan Raya Bandar Lampung. Masyarakat setempat berharap kepada Aparat Kepolisian Polda Lampung serta Polres Lampung Timur dapat segera bertindak menangkap para Pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tanpa pandang bulu.
#Andi Selagai

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *