https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kesiagaan Pembinaan Dan Pelatihan Satlinmas Desa Wilayah Krembung Digelar

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesia news. Com
Sidoarjo _ Pada hari ini Senin tanggal 14 juli 2025 mulai pukul 08.00 wib sampai selesai, dua desa wangkal dan jenggot mengikuti pelatihan dan pembinaan terkait masalah pertolongan terhadap korban bencana.

Bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan anggota Satlinmas dalam menjalankan tugas-tugas kemasyarakatan, terutama dalam hal pengamanan dan penanggulangan bencana.

Kegiatan yang berlangsung di ikuti kepala desa wangkal Slamet basori , kepala trantip Krembung , perangkat desa wangkal , pemadam kebakaran ,Dinas kesehatan sidoarjo.

Di dalam kegiatan tersebut seluruh linmas yang ikut simulasi dan edukasi gimana cara mengatasi kalau ada orang yang sedang mengalami jatuh tiba tiba untuk menangani baik serangan jantung atau gejalah yang lain.

Dalam kesempatan tersebut, Aba Reza, selaku tokoh masyarakat sekaligus anggota dewan, turut hadir dan memberikan sambutan sekaligus pencerahan kepada para peserta.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya penting untuk penanganan darurat, tapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Ketika lingkungan bersih dan aman dari hewan liar maupun potensi kebakaran, maka kualitas hidup warga juga meningkat,” ujar Aba Reza di hadapan peserta.

Ia juga menekankan pentingnya pencegahan dan kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. Menurutnya, edukasi seperti ini harus diperluas tidak hanya untuk Satlinmas, tetapi juga kepada RT/RW dan masyarakat umum.

Isi Simulasi dan Edukasi
Petugas Damkar menunjukkan langkah-langkah penanganan sarang tawon yang aman, teknik evakuasi ular dan biawak, hingga cara sederhana mendeteksi kebocoran gas. Tak ketinggalan, konseling singkat tentang bahaya instalasi listrik yang tidak standar juga disampaikan.

Peserta juga diberi kesempatan mencoba langsung simulasi pemadaman api ringan dan pengangkutan hewan liar. (Andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *