https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pemdes Pangkalan Batang Fokus pada Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BENGKALISkompasssindonesianews.comPemerintah Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan transparan melalui pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan RKPDes dan Perubahan APBDes Tahun Anggaran 2025, yang dilaksanakan pada Selasa, 6 Agustus 2025 di Aula Kantor Desa.

Musdes ini menjadi salah satu momen penting dalam siklus pembangunan desa, di mana berbagai pihak duduk bersama untuk meninjau kembali rencana kegiatan dan anggaran desa, menyesuaikannya dengan kondisi dan kebutuhan aktual masyarakat.

Dalam sambutannya, Pj Kepala Desa Pangkalan Batang, David Winir Silalahi, S.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk nyata dari keterbukaan pemerintah desa kepada masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk aktif menyuarakan aspirasi serta ikut mengawal pelaksanaan program.

Musyawarah ini menjadi langkah awal bagi kita semua untuk menentukan arah pembangunan desa. Mari kita jaga semangat kebersamaan, transparansi, dan akuntabilitas agar desa kita terus bergerak menuju kesejahteraan,” tegasnya.

 

David juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan antara pemerintah dan warga, di mana seluruh keputusan yang diambil merupakan hasil mufakat dan bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kegiatan Musdes turut dihadiri oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Babinkamtibmas, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ibu-ibu kader, serta perwakilan warga dari berbagai dusun. Para peserta terlihat aktif memberikan masukan terkait prioritas pembangunan, terutama dalam hal infrastruktur, layanan dasar, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam paparan tim perencana desa, dijelaskan bahwa perubahan APBDes Tahun 2025 dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan dan kondisi terkini di masyarakat. Beberapa program yang menjadi perhatian adalah:

Penambahan alokasi untuk perbaikan jalan lingkungan

Dukungan untuk UMKM dan kegiatan ekonomi produktif warga

Penanganan stunting dan kesehatan ibu-anak

Penguatan kapasitas lembaga desa dan relawan sosial

Langkah ini diambil agar program pembangunan desa benar-benar menyentuh persoalan mendasar yang dirasakan masyarakat.

Sinergi Jadi Kunci

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan dokumentasi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif dalam menjalankan pemerintahan desa yang terbuka, aspiratif, dan berorientasi pada hasil.

Pemerintah Desa Pangkalan Batang berharap bahwa dengan semangat sinergi antara aparatur dan masyarakat, pembangunan di desa dapat berjalan lebih efektif dan dirasakan secara merata oleh seluruh warga.

Penulis Harry

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *