Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman kembali menggelar bedah buku yang berjudul ” The Butterfly Effect ” bertempat di Sendang Ayu Resto Kalasan Rabu 13 Agustus 2025.
Seperti biasa bedah buku ini juga dihadiri 50 peserta dengan berbagai latar belakang komunitas seperti Kelompok Wanita Tani (KWT),komunitas pembatik, komunitas PPDI, dan komunitas Ayam Goreng Kalasan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengelolaan Perpustakaan Kabupaten Sleman, Rini Puspitasari mengatakan bahwa peserta bedah buku ini terdiri dari laki – laki berjumlah 8 orang dan perempuan sebanyak 42 orang. Dari jumlah tersebut, 20 parsen memiliki hobi gemar membaca,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Dra. Shavitri Nurmala Dewi, dalam sambutannya mengatakan acara bedah buku ” The Butterfly Effect ” kepakan sayap kebaikan di setiap detak kehidupan ini diharapkan memiliki manfaat untuk masyarakat Kabupaten Sleman dalam hal meraih kebahagian. Karena buku ini, membahas kesehatan mental. Shavitri juga menyampaikan selain itu Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga menerbitkan buku tahun 2024 yang kami beri judul ” Sleman Memang Beda ” mengeksplorasi keunikan Kabupaten Sleman. Dan tahun 2025 ini, kami juga akan menerbitkan buku tentang PSS Sleman.
” Kepala Dinas juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan Perpustakaan umum Daerah Kabupaten Sleman yang berada di dekat Lapangan Denggung,” ungkap Kadis.
Dalam bedah buku kali ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menghadirkan narasumber yaitu, Hj. Sumaryati, ia merupakan Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan sekaligus anggota Komisi C dari Fraksi PKS.
Nara sumber yang kedua yaitu, Ida Nur Laila, sekaku konselor dan penulis buku.
Acara bedah buku ini, dimoderatori oleh Pustakawan Kabupaten Sleman, Dwi Yeni Nurlitayanti.
Sementara itu, Hj. Sumaryanti dalam paparannya menyampaikan bahwa perlunya mengembangkan potensi yang ada di Daerah. Oleh karena itu, bedah buku ini menghadirkan berbagai macam komunitas.
Harapannya dapat berkolaborasi antara DPK Kabupaten Sleman, DPRD Kabupaten Sleman, masyarakat Kabupaten Sleman, dan stakeholder yang terkait salah satunya dengan mengadakan pelatihan menulis tematik melalui menu pokir.
Hal senada juga disampaikan oleh, Ida Nur Laila, yang merupakan istri dari penulis buku The Butterfly Effect menyampaikan bahwa setiap orang sulit untuk percaya mereka hanya ingin hasil yang nyata.
Lanjutnya, segala sesuatu ada proses yang harus dijalani. Hal sekecil apapun akan berdampak besar, ada (3) tiga kunci kebahagian yaitu spiritual, sosial, dan mental,” tutup Ida Nur.(JN)















