Toba Kompassindonesianews.com –Lomba balapan air tercepat di dunia, F1 Power Boat Minggu, (24/8/2015) merupakan puncak akhir pagelaran lomba “Grand Prix Utama” di event “UIM – F1H2O World Championship Grand Prix of Indonesia Lake Toba 2025”. Evemt ini dikuti 10 Team dengan 24 orang drivers racer dari 14 Negara yang digelar selama 3 hari Lomba Jumat, Sabtu dan Minggu, (22, 23 dan 24 Agustus 2025).
Sebelum start lomba dimulai, acara diawali dengan parade berkeliling mengitari jalur arena lintasan balapan oleh seluruh racer peserta lomba balapan. Parade berkeliling oleh seluruh peserta balapan untuk pengenalan jalur lintasan bagi semua racer.
Dipuncak akhir Event dihadiri dan disaksikan Ribuan warga pengunjungn yang memadati Veniue F1H2O Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige dan sepanjang tepian pantai kelurahan Pardede Onan Balige hingga sepanjang tepian pantai jalan Lumban Silintong Balige. Pengunjung bersengaja datang dari berbagai daerah luar ke kabupaten Toba hanya untuk menyaksikan ajang bergengsi lomba balapan air tercepat didunia F1H2O Power Boat ini.
Disesi lomba Race Utama Grand Prix of Indonesia Lake Toba 2025 dimulai, di putaran pertama setelah start mulai di lakukan para racer, tepat ditikungan lintasan di tengah danau Toba Balige tiba tiba terjadi insiden tabrakan antara Peter Morin dari China Team dengan Erik Stark dari Abu Dhabi Team mengakibatkan perahu/Boat yang di tunggangi kedua racer terbalik dan mengalami kerusakan body dan mesin.
Dengan insiden yang terjadi sontak membuat riuh rbuan penonton berteriak histeris sementara racer lainnya memacu tinggi kecepatan boatnya untuk beradu lomba kedepan yang mengkhawatirkan keselamatan racer yang sudah terbalik bisa terncam di tabrak oleh racer yang melaju degan kecepatan sangat tinggi.
Selama upaya penyelamatn korban berikut boatnya dilakukan tim SAR InJourney, para racer memperlmbat kecepatannya sambil berkeliling memutari jalur lintasan menunggu kedua racer yang bertabrakan selesai di evakuasi oleh tim penyelemat inJorney.
Akibat insiden yang terjadi menyebabkan kedua racer tidak bisa lagi melanjutkan lomba. Dengan gerak cepat tim penyelamat mendekati dan mengevakusi ke dua racer yang mengalami tabrakan dan ditarik merapat ke area Paddock, awal start lomba dilakukan. Dalam insiden yang terjadi tidak sampai mengakibatkan racer mengalaminluka luka serius dan kedua racer selamat. Dikarenakn insiden yag dialami kedua racer tidak bisa lagi melanjutkan Laps dan harus keluar dari arena lomba balapan.
Usai kedua racer yang mengalami insiden berhasil dievakuasi, lomba balapan kembali dilanjutkan. Seluruh racer memacu boatnya masing masing dengan kecepatan yang sagat tinggi disaksikan puluhan ribuan mata yang melihatnya untuk menyelesaikan Laps/putaran di lintasan lomba sebanyak 14 Laps dengan waktu tercepat untuk meraih poin penuh untukmmeraih juara 1 di event UIM – F1H2O World Championship Grand Prix of Indonesia Lake Toba 2025.
Di ajang lomba Grand Prix Utama ini yang merupakan puncak akhir dari lomba balapan turut dihadiri dan disaksikan langsung Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu, Kapolres Toba AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K dan sejumlah jajaran pejabat Forkopimda kabupaten Toba dan Pemerntah propinsi Sumatera Utara. ( Marhuarar Pangaribuan)















