Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, kembali melaksanakan kegiatan pedoman peningkatan kesadaran bela negara bertempat di Prima SR Hotel dan Convention pada Rabu tanggal 15 Oktober 2025.
Hal itu disampaikan oleh Kabid Bidang Bina Indeologi Wasbang dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Immawan Nur Saifudin, saat beri keterangan kepada awak media. Ia mengatakan tantangan terbesar kita untuk mensosialisasikan ke gen Z gen milenial, dan sebagian besar anak – anak muda sekarang. Karena pengetahuan mereka terkait dengan bela negara masih menuju pada hal yang fisik, untuk itu perlu inovasi khusus upaya dalam bersosialisasi itu lebih mudah khususnya seperti apa kesenangan mereka ya kita masuknya lewat seperti itu.

Lanjutnya, misalnya di media sosial ya kita masuk di media sosial dengan mode yang bukan pembelajaran secara layak anak sekolah, tapi lebih ke permainan ataupun hal – hal yang di senangi mereka atau game – game,” jelasnya.
Terkait dengan bela negara yang sudah kita lakukan baik ke generasi muda ataupun ke hansip, jagawarga, Alhamdulillah tanggapan mereka positif ada perubahan yang signifikan terkait dengan perilaku mereka lebih greget dalam melaksanakan penugasan mereka di masyarakat lebih rasa ikhlas rasa rela berkorbannya lebih.
” Pelatihan bela negara ini mulai kita lakukan kepada anak – anak seperti PAUD, SD, dan SMP, dan selain itu kami juga mengadakan pasar bela negara setiap hari Jumat pagi, punya jadwal anak – anak TK kita ajak outbound mini di pasar bela negara. Kalau untuk anak – anak SMP kita ajak ke tempat – tempat bersejarah khususnya museum – museum, supaya rasa perjuangan pendahulu kita lebih mengena di dalam diri mereka.
Lalu terkait dengan bela negara kenapa ini menjadi hal yang penting bagi kita, karena kondisi dunia ini kan sudah berubah di era globalisasi, digitalisasi ini kan banyak merubah hal – hal yang fundamental ini perlu kita dorong supaya masyarakat kita lebih mencintai bangsa kita melalui hal – hal yang sederhana dari lingkungan.
Selain itu, kita melaksanakan peraturan – peraturan yang sudah di tetapkan, mencintai produk dalam negeri, mencintai produk lokal, gotong royong ini kan menjadi kekuatan kita dalam bermasyarakat bela negara.
Jadi harapan kami kedepannya, untuk terkait dengan bela negara yang sudah kita laksanakan tetap kita laksanakan dan ada penambahan kita akan membuat forum bela negara. Didalam forum nanti kita libatkan beberapa komponen masyarakat baik dari jagawarga, linmas, dan institusi pendidikan supaya kegiatan bela negara ini lebih mengakar ke masyarakat,” tutup Immawan.
Sementara itu, Danramil 05 Sleman, Kapten Inf. Siswanto, yang turut hadir sebagai nara sumber mengatakan kegiatan bela negara ini sangat perlu kita lakukan.
Perlu dilakukan pengenalan sejak dini khususnya kepada teman – teman ataupun adek – adek kita baik di sekolah – sekolah maupun di kegiatan – kegiatan yang sifatnya melatih diri dan sebagainya. Kami dari TNI menghimbau kepada masyarakat yang tentunya sudah di atur di Pasal 27 ayat 3 setiap warga negara berhak dan wajib melakukan sesuai dengan profesi dan fungsi kita masing – masing,” ungkapnya.(Joni)















