https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Post Views: 177
Aceh Timur, Kompasindonsianews – Dalam rangka memperkuat komitmen seluruh jajaran Pemasyarakatan terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba, handphone, serta barang-barang terlarang lainnya di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), dan Balai Pemasyarakatan (Bapas). Lapas Idi turut melaksanakan kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Petugas Pemasyarakatan.

Kegiatan ini merupakan instruksi langsung dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Senin (20/10). Penandatanganan komitmen ini menjadi langkah nyata dalam mempertegas integritas dan profesionalitas para petugas Pemasyarakatan, sekaligus sebagai wujud keseriusan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan praktik-praktik yang dapat mencoreng nama baik institusi.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring dan dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi yang turut menyaksikan seluruh satuan kerja Pemasyarakatan di Indonesia melakukan penandatanganan komitmen secara serentak. Di Lapas Idi, Kegiatan dilaksanakan di aula Lapas Idi dengan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Idi yang didampingi oleh Pejabat Struktural, dan Staf beserta CPNS.
Ditemui usai kegiatan, Kalapas Bahtiar Sitepu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting bagi seluruh petugas untuk mempertegas komitmen dalam bekerja dengan jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai petugas Pemasyarakatan.
“Penandatanganan komitmen ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menjaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara profesional, transparan, dan bebas dari penyalahgunaan wewenang. Kita harus tegas dalam menolak segala bentuk pelanggaran, termasuk peredaran narkoba dan barang terlarang di lingkungan Lapas,” ujar Bahtiar Sitepu.
Kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antarpetugas serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk bersama-sama menjaga lingkungan kerja yang bersih, aman, dan bermartabat. Dengan adanya komitmen bersama ini, seluruh jajaran diharapkan semakin bersemangat dalam menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Amanah, Integritas, Profesionalitas, dan Akuntabilitas.
Rudolf
#KemenimipasRI
#Ditjenpas
#Kanwilditjenpasaceh
#Lapasidi
#Bahtiarsitepu
#Zerohalinar
Narsum : zainal
Berita Terkait
Polda DIY Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Dapat Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial YOGYAKARTA – KompassIndonesianews.com, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda DIY melalui Bidang Kedokteran menggelar kegiatan Puncak Bakti Kesehatan di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (23/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta berbagai bentuk dukungan yang langsung dirasakan warga. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. bersama Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K. dan jajaran Pejabat Utama Polda DIY turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolda DIY menyapa langsung masyarakat peserta bakti kesehatan serta memastikan pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 158 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dengan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, laboratorium sederhana, pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, hingga pemeriksaan kepadatan tulang. Selain pelayanan kesehatan, Polda DIY juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan kursi roda, bantuan sosial, serta pembagian kaca mata gratis bagi warga yang membutuhkan. Tidak hanya menyasar kesehatan masyarakat secara umum, kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada kelompok pekerja dengan pemberian Kartu Bhayangkara Prioritas bagi buruh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap masyarakat pekerja. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. “Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda DIY ingin menghadirkan pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban warga,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K. Selain di lokasi kegiatan, peserta juga mengikuti rangkaian Puncak Bakti Kesehatan yang terhubung secara daring melalui zoom dari lapangan Lemdiklat Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan mitra terkait, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, jajaran TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, serta organisasi masyarakat dan pekerja. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY berharap semangat pengabdian Polri dapat terus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, kepedulian sosial, dan sinergi bersama masyarakat.(Joni)
