https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Presiden Prabowo dan Presiden Lula Teken Kerja Sama Strategis Indonesia–Brasil di Jakarta

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KompassindonesianewsJakarta, 24 Oktober 2025
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Republik Federatif Brasil Luiz Inácio Lula da Silva menandatangani sejumlah perjanjian strategis antara Indonesia dan Brasil dalam kunjungan kenegaraan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu–Kamis, 23–24 Oktober 2025.

Upacara penyambutan resmi digelar pada Rabu, 23 Oktober 2025, pukul 10.00 WIB (setara Selasa, 22 Oktober 2025, pukul 22.00 waktu Brasília, Brasil), diikuti dengan pertemuan bilateral tertutup antara kedua kepala negara pada pukul 11.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama di bidang ekonomi hijau, perdagangan, sosial, pendidikan, serta perlindungan lingkungan.

Tiga Pilar Utama Kerja Sama

1. Ekonomi dan Investasi
Indonesia dan Brasil menandatangani Memorandum of Understanding on Economic and Investment Cooperation untuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral yang ditargetkan mencapai USD 10 miliar dalam lima tahun. Kedua negara juga mendorong investasi bersama di sektor energi terbarukan dan industri pangan berkelanjutan.

2. Sosial dan Pendidikan
Presiden Lula meninjau langsung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur pada Kamis, 24 Oktober 2025, pukul 09.00 WIB, guna mempelajari implementasi program sosial Indonesia. Brasil berkomitmen berbagi pengalaman dari program Bolsa Família, yang telah sukses menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Brasil.

3. Lingkungan dan Kehutanan
Indonesia menyatakan kesiapannya bergabung dalam Dana Kehutanan Global senilai USD 12,5 miliar yang dipimpin Brasil, untuk mendukung konservasi hutan tropis dan upaya mitigasi perubahan iklim di kawasan selatan dunia (Global South).

Pernyataan Bersama

Dalam konferensi pers bersama yang digelar Kamis, 24 Oktober 2025, pukul 12.00 WIB (setara Kamis, 24 Oktober 2025, pukul 00.00 waktu Brasília), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kemitraan dengan Brasil menandai era baru diplomasi selatan-selatan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan kemandirian ekonomi global.

“Indonesia dan Brasil adalah dua kekuatan hutan tropis dunia. Kolaborasi ini bukan hanya tentang perdagangan, tapi juga tentang masa depan rakyat dan planet kita,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Lula menegaskan kesamaan visi kedua negara untuk membangun hubungan yang setara, saling menguntungkan, dan berkelanjutan, serta mengapresiasi kepemimpinan Indonesia dalam mengangkat isu pangan dan sosial di kawasan Asia Tenggara.

“Kami datang bukan hanya untuk berdagang, tetapi untuk membangun solidaritas baru antarbangsa selatan,” tutur Presiden Luiz Inácio Lula da Silva.

Kunjungan Presiden Lula ke Indonesia menjadi kunjungan balasan atas lawatan Presiden Prabowo ke Brasilia pada Juli 2025.
Rangkaian acara diakhiri dengan keberangkatan Presiden Lula menuju Bali pada Kamis sore, pukul 16.00 WIB, untuk menghadiri Forum Investasi Hijau Global.

Kerja sama strategis Indonesia–Brasil 2025 ini diharapkan membuka peluang ekonomi baru, memperkuat solidaritas sosial lintas benua, serta menjadi simbol kepemimpinan bersama dalam diplomasi Global South.

Waktu Penandatanganan Utama

23 Oktober 2025, pukul 13.30 WIB (Jakarta)

23 Oktober 2025, pukul 01.30 (Brasília, Brasil)

( KOMARUDIN )

Sumber resmi: Sekretariat Negara Republik Indonesia, Antara, Jakarta Globe, AA News.

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *