https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Ribuan Pedagang Pasar Godean Boyongan ke – Pasar Induk Godean

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassindonesianews.com Ribuan pedagang Pasar relokasi di Kalurahan Sidoluhur resmi boyongan atau pindah ke Pasar Induk Godean.

Momen ini sekaligus menjadi tanda bahwa transaksi jual beli di Pasar Induk Godean telah dapat berjalan mulai besok, Kamis 30 Oktober 2025. Acara boyongan di tandai dengan prosesi kirab hingga pengajian yang dihadiri oleh Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, beserta jajaran pemerintah Kabupaten Sleman serta seluruh pedagang Pasar Induk Godean,” Rabu 29 Oktober 2025.

Bupati Harda Kiswaya, mengaku bersyukur dengan kembalinya para pedagang ke Pasar Induk Godean. Menurutnya, pindahan pedagang yang di kemas dalam ” Bedhol Projo Hanggayuh Rejo ” ini bukan sekadar simbol perpindahan fisik, namun sekaligus menjadi momen untuk memperbaharui semangat bersama. Ia menyebut, perpindahan ini sesuai dengan perencanaan yang telah ia sampaikan sebelumnya yakni dengan memastikan manajemen dan fasilitas dalam keadaan siap untuk menyambut pedagang.

” Seperti yang sudah di sampaikan, kalau parkir siap, manajemen siap, maka para pedagang pindah dan sudah dibuktikan,” jelasnya.

Meski Pasar Induk Godean telah di tempati para pedagang, namun Bupati Harda Kiswaya, mengatakan pihaknya akan terus menyelesaikan fasilitas yang masih belum rampung. Dengan begitu, diharapkan proses berdagang di Pasar Induk Godean tetap berjalan dengan baik.

Kalau ada kekurangan bangunan ini untuk fasilitasnya, nanti kita benahi sembari berjalan,” tambahnya.

” Tak hanya sebagai pusat perdagangan masyarakat Godean, Pasar Induk Godean ini juga diharapkan turut menjadi magnet wisata belanja khususnya bagi masyarakat Kabupaten Sleman tetangga, seperti halnya masyarakat Kulonprogo sisi Timur dan Bantul sisi Utara.

Saya yakin, Pasar Induk Godean ini akan menjadi Pasar yang bagus untuk salah satu tujuan wisata belanja,” tutup Bupati Harda Kiswaya.

” Pada kesempatan yang sama, Ketua panitia boyongan atau pindahan, Kus Hadiyanto menyampaikan momen ini menjadi wujud syukur atas selesainya penataan Pasar Induk Godean. Kus berharap dengan boyongan ini, dapat membawa Pasar Induk Godean menjadi pusat kegiatan ekonomi khususnya sebagai pusat perdagangan hasil bumi dan pertanian. Selain itu, juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Sleman bagian Barat,” bebernya.

Lanjutnya, Pasar Induk Godean bukan sekadar tempat transaksi jual beli, namun juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat, wadah silaturahmi antar pedagang dan pembeli, serta ruang kebersamaan yang di harapkan membawa keberkahan dan kemakmuran bagi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Kus.

Ia pun berharap, dengan di tempatinya Pasar Induk Godean ini usai di revitalisasi dapat semakin memudahkan para pedagang dalam mencari nafkah.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *