Salatiga, kompasindonesianews.com – Sore itu, di Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Rahmatulloh RT 02 Dusun Madu, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Sholikin tampak tekun membimbing anak-anak mengeja huruf Iqro. Di tengah suasana belajar yang sederhana, tim Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Salatiga datang ke rumahnya, Rabu (17/12), membawa kabar yang menghangatkan hati. Sholikin menjadi satu dari 11 guru ngaji yang menerima apresiasi sebagai wujud program PLN untuk Rakyat.
Wajah Sholikin langsung berbinar saat menerima paket apresiasi yang diberikan YBM PLN. Baginya, perhatian semacam ini jarang ia temui selama bertahun-tahun mengabdikan diri mengajar Al-Qur’an di lingkungan desa.
“Terima kasih atas kepedulian PLN melalui YBM. Apresiasi ini bukan hanya soal materi, tapi penghargaan yang membuat kami merasa dilihat dan dihargai. Semoga semakin banyak anak yang semangat belajar dan semakin banyak guru yang terus mengajar,” ujarnya dengan nada haru.
Program apresiasi guru ngaji ini tidak hanya menyasar Desa Batur, tetapi juga Desa Karanganyar di Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen YBM PLN dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan pendidikan keagamaan.
Manager PLN UP3 Salatiga, Vicky Reandry Faradian, menegaskan bahwa guru ngaji memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
“Para pengajar Al-Qur’an bekerja penuh keikhlasan dan menjadi pilar literasi keagamaan di masyarakat. Melalui YBM PLN, kami ingin memberikan dukungan dan perhatian bagi peran penting tersebut,” ujar Vicky.
Di berbagai desa, guru ngaji tidak hanya mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur’an, namun juga mengenalkan nilai moral, kedisiplinan, dan akhlak. Meski demikian, peran besar itu kerap berjalan tanpa imbalan dan jarang mendapat sorotan.
Melalui program apresiasi ini, PLN melalui YBM berharap para guru ngaji mendapatkan semangat baru untuk terus mengabdi. Program YBM PLN menjadi salah satu upaya perusahaan memperluas manfaat sosial, tidak hanya di bidang ketenagalistrikan, tetapi juga dalam peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan masyarakat.
Dengan semangat PLN untuk Rakyat, YBM PLN berkomitmen terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata, termasuk mendukung para pendidik nonformal yang berperan besar menjaga keberlanjutan pendidikan keagamaan di desa.
Rudolf
Narasumber: Dwi Pujiyanto















