https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Perayaan Tahun Baru di Jakarta Tanpa Kembang Api, Ini Imbauan Polda Metro

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com
JakartaPolda Metro Jaya mengimbau seluruh pengelola hotel dan pusat perbelanjaan (mal) di Jakarta untuk tidak menyalakan kembang api saat perayaan malam Tahun Baru. Imbauan ini dilakukan demi menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan tersebut kepada sejumlah hotel dan mal yang sebelumnya merencanakan pesta kembang api.
“Beberapa mal dan hotel yang semula berencana menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun sudah kami sampaikan agar tidak menggunakan kembang api,” ujar Budi Hermanto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Budi menjelaskan, larangan penggunaan kembang api telah diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta. Selain itu, imbauan ini juga didasari rasa empati atas musibah yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatra.
“Kami turut prihatin atas musibah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Karena itu, kami mengimbau masyarakat Jakarta merayakan malam tahun baru tanpa kembang api maupun petasan,” jelasnya.
Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Metro Jaya menyiagakan 106 pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu di berbagai titik strategis, termasuk bandara, terminal bus, dan stasiun kereta api. Pengamanan dilakukan melalui patroli gabungan yang melibatkan berbagai unsur.
“Pengamanan ini juga melibatkan organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi keagamaan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambah Budi.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan tidak akan ada pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2026 di Jakarta.
“Saya memutuskan kembang api tidak perlu ada. Cukup menggunakan atraksi drone,” ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Utara, Jumat (19/12).
Meski tanpa kembang api, Pramono memastikan perayaan malam Tahun Baru tetap digelar dengan konsep yang lebih sederhana dan mengutamakan keselamatan masyarakat.(Andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *