Kabupaten Sleman – KompassIndonesianews.com Mengawali tahun baru 2026 ini saya atas nama Pemkab Sleman maupun pribadi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kabupaten Sleman, yang telah bekerja secara disiplin, efektif, dan produktif sehingga seluruh program pembangunan Pemkab Sleman pada tahun 2025 lalu dapat berjalan dengan baik.
Di awal tahun ini, saya mengajak kita semua untuk memperkuat semangat bekerja dengan integritas tinggi, profesionalisme, dan dedikasi yang lebih optimal dari tahun kemaren,” kata Bupati Sleman yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, pada acara upacara pengibaran bendera pada Senin 19 Januari 2026.
Semangat bekerja bukan hanya sekedar hadir di Kantor setiap hari, tetapi memberikan kontribusi nyata yang terbaik untuk kemajuan Kabupaten Sleman. Kita harus berani menghadapi tantangan, kreatif menciptakan solusi, serta menjaga kebersamaan dalam kerja tim yang solid.
Sebagai pelayan publik, tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ingatlah bahwa setiap langkah kerja yang kita lakukan adalah bentuk pengabdian, amanah, dan kontribusi kita untuk pembangunan di Kabupaten Sleman tercinta ini.
” Kita masuki tahun 2026 dengan berbagai tantangan dan peluang, di tengah dorongan efisiensi anggaran dalam pengelolaan keuangan negara dan Daerah. Kita dituntut untuk bekerja lebih efektif, lebih cerdas, dan lebih optimal dalam setiap program dan kegiatan yang telah kita rencanakan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.
Efisiensi anggaran bukanlah penghambat semangat kerja, melainkan justru menjadi pemacu untuk berinovasi, mengeliminasi pemborosan, serta memprioritaskan program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Efisiensi yang kita laksanakan harus berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas dan produktivitas, sehingga setiap rupiah yang di peruntukkan bagi pelayanan publik benar – benar mampu memberikan manfaat maksimal.
Pada kesempatan ini saya mengajak seluruh ASN Kabupaten Sleman, untuk senantiasa berpegang pada visi dan misi pemerintah Kabupaten Sleman dalam melaksanakan tugas sehari – hari. Visi dan midi tersebut bukan sekadar slogan, tetapi merupakan kompas yang menuntun langkah kita untuk mewujudkan Kabupaten Sleman yang maju, adil, makmur, lestari, dan berkeadilan. Untuk itu, saya mengharapkan seluruh ASN di Kabupaten Sleman untuk berkomitmen secara penuh merealisasikan segala kegiatan program serta prioritas yang telah di tetapkan, serta memastikan hasil kerja kita dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Sleman. Tunjukkan performan kinerja yang tinggi, responsif dan berorientasi memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Beberapa waktu lagi kita akan memasuki tahapan penting perencanaan pembangunan untuk tahun 2027, persiapan perencanaan harus kita lakukan secara matang partisipatif dan berbasis data agar arah kebijakan pembangunan semakin tajam, tepat sasaran, serta menjawab kebutuhan ril masyarakat,” tutupnya.
” Sementara itu, Kepala Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Samsul Bakri, mengatakan setiap bulan kita menyelenggarakan kegiatan upacara bendera yang dilaksanakan setiap tanggal 17. Tetapi karena bertepatan hari libur, biasanya kita ganti dengan hari yang lain sesudah hari kerja. Kemudian kalau dalam satu bulan itu juga bersamaan dengan hari besar yang lain makanya itu digabungkan, disatukan dengan hari besar nasional yang lain. Nah, kemaren itu kebetulan di bulan Januari ini kan tidak ada peringatan hari besar sehingga kita laksanakan di tanggal 19 hari Senin karena tanggal 17 itu pas hari libur hari Sabtu,” kata Samsul saat di temui di ruangan kerjanya Selasa, 20 Januari 2026.
Jadi pengganti tanggal 17 itu sudah kita laksanakan dan alhamdulillah berjalan dengan baik, dan lancar, karena upacara pada hari itu yang pertama tahun ini. Disinggung soal tamu dari Forkopimda tidak disediakan tempat duduk atau tenda, ia mengatakan kebetulan tahun ini kan semua OPD termasuk Kesbangpol Sleman itu kan ada kebijakkan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dengan adanya turunnya PKD transfer daerah itu turun jadi sehingga berdampak pada efisiensi kegiatan termasuk salah satu yang terdampak adalah pelaksanaan upacara,” bebernya.
Samsul juga menambahkan sebelum upacara ini dimulai, kami sudah diskusikan dengan pak Sekda dan Asisten 1 dan juga sudah dirapatkan untuk pelaksanaan efisiensi anggaran ini.
Namun demikian untuk substansi pokok acara tetap berjalan dengan baik, dan mungkin nanti yang tinggal penyesuaian saja sehingga tidak mengganggu jalannya upacara. Dan itu bukan hal yang baru, karena dulu beberapa tahun yang lalu juga pernah gitu tidak pakai tenda dan korsi,” ungkapnya.(Joni)














