https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Sleman, Berharap Program – program Kepramukaan Perlu Terus Dikembangkan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sleman. Pelantikan ini dilaksanakan di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, pada Rabu 4 Februari 2026. Pelantikan Ketua serta pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Sleman masa bakti 2026-2030 dilakukan oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Daerah Istimewa Yogyakarta, GKR Hayu.

” Usai dilantik sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya kemudian melantik pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) yang di Ketuai oleh Mustadi, Mabicab Haria Gerakan Pramuka Kabupaten Sleman yang di Ketuai oleh Abu Bakar, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kwarcab Kabupaten Sleman, yang di Ketuai oleh Aisyah Inayati Suryani.

Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya dalam sambutannya berharap kepengurusan Kwartir Cabang Kabupaten Sleman masa bakti 2026-2030 mampu menjadi motor penggerak yang adaptif, inovatif dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda saat ini.

Program – program Kepramukaan perlu terus di kembangkan agar tetap relevan, menarik dan berdampak nyata tanpa meninggalkan nilai – nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” pesannya.

” Ia menyebut, Kabupaten Sleman memiliki potensi generasi muda yang luar biasa. Oleh karena itu, Pramuka di Kabupaten Sleman harus mampu menjadi ruang pembinaan yang inklusif, ramah dan inspiratif bagi seluruh anak muda, baik di perkotaan maupun pedesaan,” ujarnya.

Kepada para pengurus yang baru dilantik, ia berpesan agar amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparansi dan semangat pengabdian. Diharapkan kepengurusan ini dijadikan sebagai ladang pengabdian dan pembelajaran, serta warisan yang baik bagi generasi Pramuka berikutnya,” tutup Harda Kiswaya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Istimewa Yogyakarta, GKR Hayu, menyampaikan bahwa generasi muda merupakan fondasi dasar dalam membangun bangsa.” Menurutnya, pendidikan karakter bagi generasi muda adalah harga mati yang tidak bisa ditawar – tawar. Guna menjawab tantangan tersebut, GKR Hayu berharap Kwarcab Kabupaten Sleman terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam rangka menanamkan nilai – nilai dan Kepramukaan.

Ia menjelaskan di Kabupaten Sleman, struktur organisasi itu solid dan lengkap. Juga dari pemerintah Kabupaten Sleman ini, dukungan penuh dari alokasi APBD dan keterlibatan aktif dari berbagai instansi dan OPD yang ada,” ungkap GKR Hayu.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *