https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Dapur Bunda Hidupkan Kembali Olahan Pala Khas Tamansari Bogor

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BogorKompassIndonesiaNews.com
Di tengah maraknya kudapan modern yang serba instan, pelaku UMKM Dapur Bunda di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, menghadirkan kembali cita rasa tradisional melalui produk olahan buah pala berupa manisan dan minuman sari pala.

Aroma khas rempah dari buah pala yang diolah Dapur Bunda mampu membangkitkan nuansa nostalgia, mengingatkan pada suasana hangat keluarga saat menikmati hidangan tradisional. Produk ini menjadi salah satu upaya menjaga warisan kuliner lokal di tengah perubahan selera masyarakat.

Usaha yang telah dirintis sejak tahun 2022 ini berangkat dari keprihatinan pemiliknya yang melihat olahan pala mulai terpinggirkan, padahal Kecamatan Tamansari dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil buah pala unggulan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

“Sekarang sudah mulai langka, sebab itu saya mencoba menghidupkan kembali tradisi ini,” ujarnya.

Keterampilan mengolah buah pala tersebut diperoleh dari resep turun-temurun. Ia pun menjaga kualitas rasa dengan mempertahankan perpaduan manis dan asam yang khas, serta sensasi hangat di tenggorokan yang menjadi ciri utama olahan pala.

Proses pembuatan manisan pala dilakukan secara tradisional dan tidak instan. Dimulai dari pemilihan buah pala segar, kemudian dikupas, dipotong, dan direndam dalam air kapur untuk menjaga tekstur tetap renyah. Setelah itu, buah dicampur dengan larutan gula hingga menghasilkan cita rasa yang khas.

Dapur Bunda saat ini lebih fokus memproduksi manisan pala kering karena dinilai lebih tahan lama dan praktis sebagai oleh-oleh.

Selain cita rasa, produk olahan pala juga dipercaya memiliki manfaat kesehatan seperti membantu meredakan perut kembung, masuk angin hingga mengatasi gangguan tidur (insomnia).

Dalam pengembangannya, Dapur Bunda tidak berjalan sendiri. Bersama kelompok usaha, mereka terus berinovasi memperkenalkan manisan dan minuman sari pala kepada masyarakat luas sebagai bagian dari upaya melestarikan kuliner tradisional daerah.

“Kami berharap manisan pala bisa menjadi ikon kuliner khas yang dikenal tidak hanya di Kabupaten Bogor, tetapi juga secara nasional,” pungkasnya.

Adapun produk Dapur Bunda dijual dengan harga minuman sari pala mulai Rp7.000 untuk ukuran 250 ml hingga 1 liter. Sementara manisan pala kering tersedia dalam kemasan 250 gram hingga 1 kilogram dengan kisaran harga Rp15.000 hingga Rp25.000. Pemesanan dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0882-9052-4119.

 

Penulis : Rudolf
Editor : Jemmy

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *