BENGKALIS — Kompassindonesianews.com – Bantuan sosial air bersih dari Perumda Tirta Terubuk bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendapat apresiasi dari masyarakat yang terdampak kesulitan air bersih.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Forum Pelanggan PDAM Bengkalis, Said Busra Mufrizal, dalam keterangannya pada Rabu (15 April 2026) yang menyebutkan bahwa bantuan tersebut sangat membantu warga di tengah kondisi keterbatasan air bersih.
“Terima kasih kepada Perumda Tirta Terubuk Bengkalis dan Pemkab Bengkalis atas bantuan sosial air bersih untuk masyarakat yang terdampak. Kami juga mengapresiasi peran Kapolsek Bengkalis, Bhabinkamtibmas Kelurahan Damon, serta perangkat RT dan RW yang telah mengawal pembagian sehingga berjalan lancar, tertib, dan aman,” ujarnya.
Penyaluran air bersih ini dilakukan secara bertahap ke wilayah-wilayah yang mengalami krisis air, dengan sistem distribusi bergiliran dari satu desa ke desa lainnya. Masyarakat pun berharap pembagian dapat terus merata.
Salah seorang warga mengusulkan agar distribusi dilakukan secara terjadwal, misalnya satu hari untuk satu desa atau kelurahan, agar seluruh wilayah terdampak bisa mendapatkan bantuan secara adil.
Menanggapi hal tersebut, Said Busra Mufrizal menjelaskan bahwa pihak PDAM berupaya maksimal untuk menyalurkan bantuan setiap hari, dengan prioritas kepada masyarakat yang paling terdampak kesulitan air bersih.
“Diupayakan setiap hari penyaluran, dari satu desa ke desa lainnya. Pihak Perumda juga berkoordinasi dengan lurah dan kepala desa setempat untuk mempersiapkan proses distribusi agar berjalan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Terubuk, Abel Iqbal, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya mengoptimalkan produksi dan distribusi air bersih di tengah keterbatasan air baku.
“Kami berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih. Penyaluran dilakukan secara bertahap dan merata, dengan mempertimbangkan ketersediaan air baku serta kapasitas produksi yang ada,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan menjadi kunci agar distribusi bantuan tepat sasaran dan berjalan tertib di lapangan.
“Kami berharap masyarakat dapat bersabar dan tetap tertib saat proses pembagian berlangsung, sehingga bantuan ini bisa dirasakan secara merata oleh seluruh warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Said Busra Mufrizal juga berharap penyaluran di titik-titik lain dapat berjalan tertib seperti yang telah terlaksana di Parit Bangkong, Kelurahan Damun, yang dinilai menjadi contoh distribusi yang baik.
Lebih lanjut, penyaluran bantuan air bersih ini tetap menyesuaikan dengan ketersediaan air baku yang diolah menjadi air bersih oleh pihak PDAM. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi tersebut serta tetap menjaga ketertiban saat proses distribusi berlangsung.
Hingga berita ini diterbitkan, bantuan air bersih akan terus disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak krisis air bersih.
Penulis harry














