Kabupaten Sleman – KonpassIndonesianews.com Gebyar Husada 2026, sebuah perhelatan yang menjadi kado indah bagi hari jadi Kabupaten Sleman ke -110 resmi di tutup ole Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Cahya Purnama, Kamis, 7 Mei 2026.
Kami melihat antusiasme warga yang begitu besar, mulai dari ibu hamil di hari pertama yang bersemangat senam, balita – balita yang lucu yang mengikuti skrining tumbuh kembang, hingga para lansia yang antusias memeriksakan kesehatan jantungnya, ini menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Sleman telah memiliki kesadaran kesehatan yang sangat tinggi,” jelasnya.
Tema ” Nggendong Mikul Sleman Sehat ” telah kita buktikan bukan hanya sekadar kata – kata. Selama rangkaian acara ini, kita melihat bagaimana pemerintah Kabupaten Sleman tidak berjalan sendiri. Baznas Kabupaten Sleman membantu dengan bakti sosialnya, akademisi hadir dengan ilmunya, dan sektor swasta mendukung dengan fasilitasnya. Inilah esensi dari pembangunan Kabupaten Sleman, gotong royong. Kita memikul beban kesehatan masyarakat bersama – sama, dan kita menggendong harapan masa depan generasi Kabupaten Sleman agar tetap tangguh,” terang Cahya.
” Saya juga sangat nengapresiasi penekanan pada aspek ” Stand with Science “, penggunaan teknologi skrining mental dan layanan USG gratis yang kita laksanakan menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kabupaten Sleman terus bertransformasi menjadi lebih modern, akurat, dan terpercaya.
Tambah Cahya, meski secara seremonial, Gebyar Husada 2026 ini akan segera kita tutup namun semanganya tidak boleh ikut berakhir. Bagi kita di pemerintahan, ini adalah bahan evaluasi untuk terus memberikan pelayanan yang inklusif. Bagi masyarakat, jadikan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan di sini sebagai awal dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan kesehatan adalah investasi termahal. Tanpa raga yang bugar dan jiwa yang sehat, mustahil kita bisa mewujudkan Rahayuning Bawana (kesejahteraan lahir dan batin) bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sleman.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, yang telah bekerja siang dan malam dan juga kepada para tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan dengan senyuman, kerja keras anda adalah amal jariyah yang sangat berharga,” tambah Kadis Kesehatan.
Akhirnya, dengan mengucapkan syukur kehadirat Allah Tuhan yang Maha Esa, seluruh rangkaian kegiatan Gebyar Husada 2026 dengan ini secara resmi saya nyatakan di tutup.
(Joni)














