https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kembali Berkunjung ke Konawe Selatan, Bupati Sleman Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Transmigran Asal Sleman.

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Konawe SelatanKompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman terus menunjukkan komitmenya dalam mempernuangkan aspirasi dan hak – hak warga transmigrasi asal Kabupaten Sleman di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (Sulteng). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan kembali Bupati Harda Kiswaya, ke UPT (Unit Permukiman Transmigrasi) Arongo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan, Kamis 7 Mei 2026.

” Kunjungan tersebut merupakan tindaklanjut dari hasil evaluasi dan koordinasi yang sebelumnya dilakukan bersama pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dan warga transmigrasi asal Kabupaten Sleman pada Juli tahun lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kabupaten Sleman kembali mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi warga trasmigrasi, termasuk persoalan pemenuhan hak lahan bagi warga trasmigrasi.

” Sebagaimana diketahui, terdapat 25 KK asal Kabupaten Sleman yang mengikuti program trasmigrasi ke UPT Arongo, Konawe Selatan. Pemerintah Kabupaten Sleman, menaruh perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang dihadapi warga agar hak – hak masyarakat dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman hadir untuk memberikan pendampingan dan menjembatani komunikasi antara warga transmigrasi, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, serta Kementerian Transmigrasi RI melalui Ditjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans).

” Kata Bupati Harda Kiswaya, kami berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik atas permasalahan di UPT Arongo.” Aspirasi dari warga akan kami tampung dan kami akan menjembatani serta berkonsultasi dengan Ditjen PPPKTrans Kementerian RI bersama dengan Pemkab Konawe Selatan untuk menemukan jalan keluar dan solusi terbaik bagi bapak ibu semua,” tegas Bupati.

Ia berharap, melalui pengumpulan data dan pemetaan kondisi riil di lapangan, upaya penyelesaian permasalahan dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan berkelanjutan sehingga memberikan kepastian bagi masyarakat transmigtasi,” tutup Harda Kiswaya.

” Perwakilan dan Ketua UPT Arongo, Ujang menyampaikan permasalahan yang paling utama adalah hak – hak yang dijanjikan kepada transmigrasi belum terpenuhi, yaitu hak lahan (2) dua hektare bagi setiap warga transmigrasi. Ia menambahkan pencanangan lahan di UPT Arongo yakni 1500 hektare bagi 500 KK, namun saat ini hanya 312 hektare yang diterima oleh warga transmigrasi.

” Kami akan terus menuntut hak – hak kami, sesuai dengan apa yang dijanjikan pada awal kami pindah menjadi transmigrasi disini,” ucap Ujang.

Semetara itu, Bupati Kabupaten Konawe Selatan, Irham Kalenggo menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Sleman terhadap warga transmigrasi asal Kabupaten Sleman di wilayahnya.

Irham menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, siap berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menyusun kajian dan langkah – langkah penyelesaian permasalahan di UPT Arongo.

“Saya mengapresiasi perhatian dari Bapak Bupati Kabupaten Sleman, terhadap permasalahan ini. Pemkab Konawe Selatan bersama Pemkab Sleman siap berkolaborasi dalam menyusun kajian permasalahan di UPT Arongo sebagai upaya mencari solusi terbaik bagi transmigrasi sesuai dengan kondisi dan kemampuan yang ada di sini,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan juga menegaskan bahwa penyelesaian permasalahan akan dilakukan secara hati – hati dan komprehensif agar keputusan yang diambil nantinya tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” pungkasnya.

Turut hadir mendampingi Bupati Harda Kiswaya, yakni : Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Kepala Dinas PUPKP, Kepala BKAD, Kepala Bappeda. (Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *