https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jaga Hati di Zaman Palsu: Suluk Thariqat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah Jalaliyah Digelar di Darush Sholihin Palembang

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Palembang, 11 Mei 2026_Kompassindonesianews.com – _Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan_ bersama _Rumah Ibadah Suluk Darush Sholihin Palembang_ menggelar _Suluk Thariqat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah Jalaliyah_ selama 5 hari, mulai _Senin 11 Mei hingga Jumat 15 Mei 2026_.

Kegiatan suluk ini mengangkat tema _“Berpegang Teguh dalam Kebenaran, Berpaling dari Kepalsuan”_ sebagai ikhtiar tazkiyatun nafs dan mendekatkan diri kepada Allah SWT di tengah derasnya fitnah akhir zaman.

Prosesi _Serah Diri_ dilaksanakan hari ini, _Senin, 11 Mei 2026 mulai ba’da Zuhur hingga menjelang Magrib_ bertempat di _Rumah Ibadah Suluk Darush Sholihin_, Jl. Masjid Lama, RT.017/RW.006, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

 Suluk di bimbing langsung mursyid Buya Dr. Salman Daim, Syekh muda Junaid Al-Bahghdady Atau Ust. Yayan Selaku ketua Majelis Mursyidin Propinsi Sumsel, Beliau adalah cicit _Kiai Marogan_ yang bersanad keilmuan sampai kepada , Sunan Giri_, salah satu Wali Songo, hingga ke Baginda Nabi Muhammad SAW.

“Di zaman yang serba palsu, hati kita perlu di-recharge. Suluk ini bukan untuk lari dari dunia, tapi untuk menguatkan jiwa agar tetap waras dan benar saat kembali ke dunia,” ujar Ust. Yayan. 

Suluk merupakan khalwat ruhani dengan memperbanyak zikir, muraqabah, shalat, membaca Al-Qur’an, dan mujahadah di bawah bimbingan mursyid. Tujuannya untuk membersihkan hati dari penyakit batin seperti riya, ujub, hasad, dan cinta dunia yang berlebihan.

Peserta suluk berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, baik kalangan santri, akademisi, pengusaha, hingga masyarakat umum yang ingin memperbaiki diri. Selama 5 hari, peserta akan menginap di lokasi dan mengikuti rangkaian amaliyah thariqat secara penuh.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa suluk ini terbuka untuk umum bagi ikhwan dan akhwat yang sudah baligh, sehat jasmani rohani, dan mendapat izin keluarga. “Ini momentum untuk hijrah batin. Yang merasa hatinya kering, hidupnya hampa, silakan ikut. Pintu taubat Allah selalu terbuka,” katanya.

_“Fafirruu ilallah”_ — Maka berlarilah kembali kepada Allah. Semoga suluk ini menjadi wasilah turunnya hidayah, ketenangan, dan keberkahan untuk umat.

*Keterangan Kegiatan:*  

*Nama*: Suluk Thariqat Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah Jalaliyah  

*Waktu*: 11 Mei (Senin) s.d. 15 Mei 2026 (Jumat)  

*Serah Diri*: Senin, 11 Mei 2026, Ba’da Zuhur – Menjelang Magrib  

*Tempat*: Rumah Ibadah Suluk Darush Sholihin Palembang  

Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan  

Jl. Masjid Lama, RT.017/RW.006, Kel. Talang Betutu, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumatera Selatan  

*Tema*: Berpegang Teguh dalam Kebenaran, Berpaling dari Kepalsuan  

*Kontak Panitia/Pendaftaran*: 0821-7079-8649

(Komar)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *