https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik Signifikan, Matrobin Soroti Stabilitas Ekonomi

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta,- Kompassindonesianewscom
Harga BBM non-subsidi Pertamina resmi naik mulai Rabu (10/6/2026). Pertamax (RON 92) melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Kenaikan ini diumumkan Pertamina Patra Niaga setelah melalui evaluasi berkala sesuai formula harga pemerintah. Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga mempertimbangkan tren harga minyak dunia dan nilai keekonomian pasar saat ini.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.

Meski demikian, kenaikan tajam tersebut menuai perhatian dari berbagai pihak. Wakil Ketua Lembaga Kajian dan Pengawasan Nasional (LKPN), Matrobin, menilai lonjakan harga BBM non-subsidi berpotensi menekan daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah yang banyak menggunakan Pertamax.

“Kami memahami adanya dinamika harga minyak dunia, tetapi pemerintah dan Pertamina harus memastikan kebijakan ini tidak terlalu membebani masyarakat. Kenaikan yang cukup signifikan bisa berdampak pada biaya transportasi dan harga kebutuhan lainnya,” kata Matrobin dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, transparansi dalam penentuan harga BBM sangat penting agar publik memahami alasan di balik kenaikan tersebut. Ia juga meminta pemerintah memperkuat langkah mitigasi agar inflasi tetap terkendali.

“Perlu ada komunikasi yang jelas kepada masyarakat dan langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga. Jangan sampai efek domino kenaikan BBM memicu kenaikan harga barang dan jasa secara luas,” tambahnya.

Pertamina memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green di seluruh SPBU Indonesia tetap aman. Kenaikan ini juga tidak berlaku untuk seluruh produk BBM. Harga Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan, begitu pula Pertamax Turbo serta Dex Series yang tidak mengalami perubahan.

Daftar Harga BBM Pertamina Jabodetabek per 10 Juni 2026

Jenis BBM Harga
Solar Subsidi (Biosolar) Rp6.800/liter
Pertalite (RON 90) Rp10.000/liter
Pertamax (RON 92) Rp16.250/liter
Pertamax Green 95 (RON 95) | Rp17.000/liter
Pertamax Turbo (RON 98) Rp20.750/liter
Dexlite (CN51)
Rp23.000/liter
Pertamina Dex (CN53) Rp24.800/liter

Matrobin mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan bahan bakar dan memanfaatkan aplikasi resmi Pertamina guna memantau harga BBM secara real-time. Ia berharap pemerintah terus menjaga keseimbangan antara keberlanjutan energi dan perlindungan terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Red/Mursalih

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *