Jakarta Barat, – Kompassindonesianews.com Kepedulian terhadap pelestarian budaya bangsa terus disuarakan oleh berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Matrobin, S.E., yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya wayang kulit sebagai salah satu warisan leluhur yang menjadi kebanggaan bangsa.(19 Juni 2026)
Menurut Matrobin, wayang kulit bukan hanya sebuah pertunjukan seni tradisional, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang mengandung nilai-nilai moral, filosofi kehidupan, serta ajaran tentang kebaikan, kejujuran, keberanian, dan kebijaksanaan. Wayang kulit telah menjadi bagian penting dari identitas budaya Indonesia selama berabad-abad dan mendapatkan pengakuan dunia sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. Wayang kulit adalah salah satu aset budaya yang sangat berharga dan harus terus dikenalkan kepada generasi muda,” ujar Matrobin.
Ia menilai bahwa perkembangan teknologi dan arus globalisasi tidak boleh membuat masyarakat melupakan akar budayanya sendiri. Justru di era digital saat ini, budaya wayang kulit harus dikemas secara kreatif agar semakin dikenal dan diminati oleh kalangan muda.
Wayang kulit dikenal sebagai seni pertunjukan yang memadukan sastra, musik gamelan, seni rupa, hingga nilai-nilai filosofi yang mendalam. Selama ratusan tahun, kesenian ini telah menjadi media penyampaian pesan moral dan kritik sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Matrobin berharap pemerintah, pelaku seni, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat bersinergi dalam menjaga keberlangsungan wayang kulit melalui berbagai kegiatan budaya, edukasi, festival seni, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi budaya Indonesia.
“Kalau bukan kita yang mencintai budaya sendiri, siapa lagi? Mari bersama-sama menjaga dan melestarikan wayang kulit agar tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia,” tegasnya.
Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya bukan hanya tugas seniman atau pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia. Dengan mencintai wayang kulit, masyarakat turut menjaga jati diri bangsa sekaligus mewariskan kekayaan budaya Nusantara kepada generasi yang akan datang.
Reporter: Mursalih














