https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pembinaan pengusaha UMKM Naik Kelas

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta BaratKompassIndonesianews.com Pengusaha UMKM mempunyai kontribusi yang semakin besar dari tahun ke tahun untuk ketahanan perekonomian bangsa Indonesia, dari dasar itulah diadakan kegiatan pembinaan yang diselenggarakan oleh komunitas *UMKM Growth*, Bapak Phingki Surya Pranoto sebagai CEO-nya, biasa disapa Pak Phingki.

Kegiatan ini disupport oleh *Yayasan Jago Tanpa Kuliah* yang beralamat di daerah Kalideres, Jakarta Barat pada hari Senin, 13 Juli 2026, selama 1 hari penuh, diikuti oleh kurang lebih 13 pengusaha UMKM dari berbagai wilayah kota Jakarta, seperti : Jakarta Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Pusat, termasuk dari luar Jakarta seperti Depok dan Serang pun hadir, dengan latar belakang brand dan produk yang berbeda-beda, seperti : *Madu K-499, Bolen Teh Ida, Afa Foods, Maliha Cantiq, Khazanah, Pempek C’may, Danbucha, Jan z’ger, dll.*

Tujuan kegiatan ini adalah untuk membina para pengusaha UMKM dalam rangka mengembangkan bisnis/usahanya makin bertumbuh dan naik kelas ke level yang lebih tinggi, dan salah satu yang menarik dari kegiatan pembinaan ini adalah diadakan secara free/gratis/tidak dipungut biaya bagi peserta.

“Semua pengusaha UMKM yang hadir pada hari ini harus lebih bersemangat, lebih optimis, dan lebih bisa menunjukkan hasil yang lebih baik daripada pengusaha UMKM yang tidak ikut acara ini.” Ungkap Pak Phingky yang sekaligus pada kegiatan tersebut menjadi narasumber atau pembicara dalam kegiatan tersebut.

Dalam acara ini juga ditampilkan profil pengusaha sukses seperti Ayam Sabana, Jilbab Vania Muthi, dan lainnya.
“Kami merasakan dan mendapatkan manfaat yang luar biasa dari kegiatan pembinaan ini, salah satunya karena kami mendapatkan sebuah inspirasi yang luar biasa bahwa usaha kami dapat dan harus berkembang seperti pengusaha lainnya.” Testimoni dari salah satu peserta yang membawa brand *Madu K-499.*

“Kami juga berharap pembinaan seperti ini bisa diadakan secara rutin agar kami bisa mendapatkan suatu progres yang memang terplanning dan terkontrol dengan baik.” Komentar dari teh Ida, pemilik brand *Bolen Teh Ida.*

(Bahrul Ulum)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *