https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lampu Merah dan Api yang Menyala: Pemotor Tewas di Bawah Trailer di Gerbang Priok

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta Utarakompassindonesianews.com/ — Senja di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok berubah menjadi momen yang memilukan. Sebuah sepeda motor bertabrakan dengan truk trailer di Jalan Raya Pelabuhan, wilayah Koja, Jakarta Utara, Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 18.05 WIB.

Benturan itu tidak berhenti sebagai kecelakaan biasa.

Sepeda motor yang dikendarai MJ terseret masuk ke bagian bawah truk. Gesekan kendaraan dengan badan jalan kemudian memunculkan percikan hingga api menyambar dan membakar kendaraan yang terlibat. Pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Menurut keterangan awal yang disampaikan petugas Command Center Gulkarmat DKI, motor diduga menerobos lampu merah. Dari arah berlawanan, truk trailer yang baru keluar dari kawasan JICT melintas sehingga tabrakan tak terhindarkan. Motor disebut terseret di bawah kepala trailer hingga kurang lebih 10 meter, sementara pengendaranya terlempar dan tertinggal di titik benturan.

Meski demikian, polisi menegaskan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, termasuk posisi lampu lalu lintas ketika kecelakaan berlangsung. Karena itu, dugaan menerobos lampu merah belum dapat dianggap sebagai kesimpulan akhir penyidikan.

Keluar dari Pelabuhan, Bertemu di Persimpangan

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Utara AKP Edy Wibowo menjelaskan truk trailer bergerak dari arah utara menuju selatan setelah keluar dari Pelabuhan JICT.

Di kawasan depan Pos 9, kendaraan tersebut bertabrakan dengan Suzuki Satria FU yang dikendarai MJ dari arah selatan dan sedang berbelok ke timur. Kedua kendaraan kemudian mengalami kerusakan berat dan terbakar.

Kawasan itu merupakan jalur dengan aktivitas kendaraan besar yang cukup padat. Dalam hitungan detik, persimpangan yang biasa dilalui kendaraan logistik berubah menjadi lokasi kecelakaan, dengan kobaran api terlihat dari kendaraan yang terseret.

Damkar Datang, Api Ditaklukkan

Laporan kebakaran diterima petugas pemadam sekitar pukul 18.14 WIB, beberapa menit setelah kecelakaan.

Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan personel dan armada pemadam untuk menangani api yang muncul dari kedua kendaraan. Operasi pemadaman dilaporkan berhasil diselesaikan sekitar pukul 18.20–18.29 WIB, bergantung pada pencatatan waktu dalam laporan yang beredar.

Setelah api dikendalikan, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan. Proses penyelidikan masih berjalan guna memastikan rangkaian kejadian serta faktor penyebab kecelakaan.

Satu Motor, Satu Persimpangan, Satu Nyawa yang Hilang

Kecelakaan itu meninggalkan gambaran keras tentang betapa cepat situasi di jalan berubah.

Sebuah perjalanan pulang atau menuju tempat tujuan dapat terputus hanya dalam beberapa detik. Pengendara motor, kendaraan berat, lampu lalu lintas, kecepatan, dan jarak antarkendaraan bertemu dalam satu titik yang tak memberi banyak ruang untuk kesalahan.

Yang tersisa kemudian bukan hanya rangka kendaraan yang hangus.

Ada keluarga yang kehilangan seseorang.

Ada petugas yang harus bekerja mengevakuasi dan mengamankan lokasi.

Ada pula penyelidikan yang kini harus memastikan apa sebenarnya yang terjadi di persimpangan tersebut.

Karena itu, dugaan pelanggaran lalu lintas harus tetap menunggu hasil penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan agar penyebab kecelakaan dapat dijelaskan secara utuh.

Di jalan raya, lampu merah bukan sekadar warna.

Ia adalah jeda.

Jeda bagi seseorang untuk berhenti, bagi kendaraan lain untuk lewat, dan bagi kehidupan untuk tetap berjalan.

Namun sore itu, sebuah jeda diduga terlewati.

Dalam hitungan detik, persimpangan berubah menjadi kobaran api.

Dan satu keluarga harus menerima kabar bahwa orang yang berangkat dengan sepeda motor tidak pernah kembali.

Burhanudin Fajri

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *